
PSSI melakukan penandatanganan sekaligus konferensi pers dengan Satgas Antimafia Bola Indonesia bersama Polri.
JawaPos.com - Vigit Waluyo kembali ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan match fixing atau pengaturan skor pada pertandingan Liga 2 Indonesia musim 2018. Satuan Tugas Antimafia Bola Polri mengungkapkan bahwa salah satu tersangka dalam pengaturan skor sepak bola nasional tahun 2018 adalah Vigit Waluyo alias VW.
Sebelumnya Vigit Waluyo juga pernah menjadi tersangka kasus dugaan pengaturan skor pada 2019. Kala itu, Vigit Waluyo menjadi pemilik klub dari PS Mojokerto Putra (PSMP) di Liga 2.
"Ada salah satu aktor intelektual pengaturan skor yang mungkin namanya cukup melintang di dunia persepakbolaan dengan inisial VW," kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit saat sesi jumpa pers dengan Ketua PSSI, Erick Thohir via live Instagram PSSI Pada Rabu (13/12).
"Vigit Waluyo ini sudah dikenal dan diproses hukum sejak 2008, namun dari lamanya proses hukum itu baru kali ini kami ungkap ke publik," imbuh Listyo Sigit.
Akan tetapi, pihak kepolisian belum mengungkap secara detail peran VW dan kasusnya apakah sama antara tahun 2018 dan 2019. Kapolri hanya mengatakan VW belum ditahan karena sedang sakit dan menjalani penyembuhan.
"Yang jelas pada saat nanti proses perkara sudah P21 semuanya diserahkan jadi tidak ada hal yang khusus dan diistimewakan hanya berkaitan dengan masalah kesehatan," ujar Listyo Sigit.
Kepala Satgas Antimafia Bola Polri Irjen Asep Edi Suheri mengumumkan bahwa total pelaku match fixing pada 2018 adalah delapan orang termasuk Vigit Waluyo. Salah satu tersangka berperan sebagai kurir dengan inisial GAS saat ini masih menjadi buron atau Daftar Pencarian Orang (DPO).
Asep Edi Suheri yang juga menjabat sebagai Wakabareskrim menambahkan dalam kasus pengaturan skor pihaknya menemukan indikasi keterlibatan salah satu pemilik klub di Indonesia. Pihak tersebut diduga melobi dan melakukan penyuapan kepada wasit untuk memperlancar aksi pengaturan skor di laga tersebut.
"Dalam siaran pers sebelumnya telah kami sampaikan bahwa pihak klub mengaku telah mengeluarkan uang sebanyak kurang lebih Rp 1 miliar untuk melobi wasit di sejumlah pertandingan," beber Asep Edi Suheri.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
