
Pemain Persebaya, Ripal Wahyudi (tengah) saat berhadapan dengan Dewa United di pekan ke-14 Liga 1 lalu. (Jawa Pos)
JawaPos.com – Jersey nomor punggung 6 biasanya lebih sering dikenakan oleh bek tengah atau bek kiri di era lampau, namun kini tampaknya lebih cocok untuk gelandang.
Perubahan ini tercermin dalam gaya permainan seperti yang ditunjukkan oleh Xavi Hernandez saat masih membela bendera Barcelona. Nomor 6 kini lebih akrab dengan posisi gelandang.
Sementara itu, jersey nomor 8 tepat untuk gelandang agresif. Gelandang yang rajin mencetak gol atau menjaga kestabilan permainan sering memilih nomor punggung ini.
Nama-nama seperti Steven Gerrard, Frank Lampard, dan Andres Iniesta terkenal sebagai pemain yang mengenakan nomor 8.
Apa perbedaan spesifik antara keduanya?
Berdasarkan banyak sumber, gelandang bertahan atau defensive midfielder sering diasosiasikan dengan nomor 6, sementara nomor 8 identik dengan gelandang serbabisa.
Gelar tersebut umumnya diberikan pada gelandang yang mampu menjalankan tugas bertahan dan menyerang dengan baik (box-to-box midfielder).
Nomor 6 di Persebaya
Di Persebaya, menurut role bermainnya dalam beberapa pertandingan terakhir, nama yang akan muncul untuk nomor 6 adalah Muhammad Hidayat dan Ripal Wahyudi.
Dua pemain ini menjadi opsi untuk bisa menjadi pemain jangkar yang memiliki tugas untuk merusak transisi menyerang lawan dan ‘membersihkan’ kekacauan di lini tengah Persebaya.
Sampai saat ini, Muhammad Hidayat sendiri sudah melakoni 8 kali penampilan dengan 5 kali tackles dan 10 kali interceptions yang berhasil dilakukan.
Kontribusinya dalam build-up terlihat dari jumlah 104 jumlah passing yang berhasil dari 119 passing yang dilakukan.
Sedangkan Ripal Wahyudi, dia sudah bermain sebanyak 18 kali dan berhasil mencetak satu gol. Atribut defensivenya cukup baik dengan 44 tackels, 37 Interceptions, dan 7 clearances.
Kontribusinya dalam build-up bisa dibilang lebih lengkap jika dibandingkan Muhammad Hidayat. Ripal berhasil mencatatkan 374 passing sukses dari 443 percobaan.
Selain itu, 3 shot on target berhasil dilesakkan dari 7 kali percobaan.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
