
OPTIMISTIS: Uston Nawawi percaya diri bisa mengatasi strategi Persija Jakarta yang diarsiteki pelath kaliber Eropa, Thomas Doll.
JawaPos.com - Uston Nawawi masih berstatus karteker pelatih. Tapi, manajemen Persebaya Surabaya berencana menunjuknya sebagai pelatih definitif. Catatan impresif saat menjadi karteker di periode pertama jadi rujukan.
Kala itu, pelatih 46 tahun tersebut membawa Green Force tampil superior. Meraih empat kemenangan dan satu hasil imbang. Masalahnya, Persebaya tidak menghadapi rival beratnya dalam lima laga itu.
Uston baru akan merasakan duel panas melawan tim rival sore nanti. Yakni, ketika Persebaya menjamu Persija Jakarta di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya (live Indosiar pukul 15.00 WIB). Uston menegaskan tidak keder melawan Persija.
’’Saya katakan, semua tim di Liga 1 itu kekuatannya merata. Makanya, setelah away ke Sleman, kami sudah melakukan persiapan selama sepekan. Semua sudah siap untuk laga nanti,’’ ujar pelatih asli Klagen, Sukodono, Sidoarjo, tersebut.
Dia bakal meminta anak asuhnya untuk tampil habis-habisan. Sebab, kemenangan jadi harga mati. Apalagi, performa Uston di periode kedua sebagai karteker kurang mulus.
Sudah dua laga dia memimpin Persebaya pasca-Josep Gombau dipecat. Hasilnya, Persebaya menelan satu kekalahan dan satu hasil imbang.
Dukungan Bonek bakal memotivasi Uston. Apalagi, tidak ada suporter tim tamu yang datang. Dia berharap kehadiran Bonek membuat Persebaya mampu mengakhiri catatan buruk lima laga tanpa kemenangan.
Bagaimana jika kembali menelan hasil minor? Uston pede Bonek bakal memberikan dukungan dengan cara yang positif.
’’Saya yakin Bonek dan Bonita semakin baik dan semakin maju. Kami berharap agar (pertandingan berjalan) lancar, aman, dan yang terpenting kami bisa mendapatkan tiga poin,’’ tegas mantan pelatih PSIR Rembang itu.
Winger Persebaya Kasim Botan ingin memberikan tiga poin ke suporter. ’’Kami sebagai pemain juga tidak mau kalah, harus terus melawan,’’ ucap Kasim.
Masalahnya, Persija juga tengah memburu kemenangan. Itu karena mereka baru saja mencatatkan brace seri. Pelatih Persija Thomas Doll ogah meremehkan tuan rumah. Meski, dia tahu Green Force tengah dalam tekanan.
Baca Juga: Jawa Barat Tetapkan Siaga Darurat Bencana
’’Perlu diingat, Persebaya ini punya gaya main dengan ball possession yang bagus. Itu punya pengaruh besar di Liga 1,’’ kata pelatih asal Jerman itu.
Persija punya statistik apik. Mereka belum pernah kalah dalam lima pertemuan lawan Persebaya. Macan Kemayoran meraih dua kemenangan dan tiga hasil seri. Termasuk bermain imbang 2-2 di Anniversary Game pada 18 Juni lalu.
’’Saya masih ingat laga itu. Atmosfernya luar biasa. Kami tahu akan ada tekanan. Tapi, kami tidak boleh kalah di sini (GBT),’’ beber Doll.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
