
SIAP BERLAGA: PSMS Medan memperkenalkan timnya yang berkompetisi di Liga 2 2023/2024
JawaPos.com - PSMS Medan bersiap menghadapi Liga 2 musim 2023/2024. Tim kebanggaan masyarakat Sumatera Utara (Sumut) itu memperkenalkan 30 pemain serta tiga jersey yang dikenakan setiap laga.
Peluncuran tim PSMS Medan berlangsung di Hotel Santika Medan pada Senin (11/9). Selain dihadiri oleh pengurus klub, terdapat pula Direktur Utama PT Kinantan Medan Indonesia Arifuddin Maulana Basri, Pembina PSMS Medan Edy Rahmayadi, dan Direktur Teknik (Dirtek) PT Kinantan Medan Indonesia Andry Mahyar.
Pembina PSMS Medan Edy Rahmayadi mengatakan, klub tersebut adalah bagian dari sejarah persepakbolaan Indonesia. PSMS menjadi cikal bakal persepakbolaan bersama empat klub lainnya yang kini berada di Liga 1.
"Ada 5 klub di Indonesia di bawah naungan amatir. Ada PSM Makassar, Persebaya Surabaya, Persib Bandung, Persija Jakarta, dan PSMS Medan," papar Edy Rahmayadi.
Mantan gubernur Sumut itu memotivasi para punggawa PSMS Medan agar melaju ke Liga 1 musim depan. Para pemain tim Berjuluk Ayam Kinantan itu agar tampil dengan penampilan terbaiknya dan tidak banyak drama dalam pertandingan.
"Bukan main kaki, tapi main bola. Saya tidak mau tersenggol sedikit, terus guling-gulingnya panjang gitu. Lagu lama kayak gitu. Namanya main bola, tertendang ya sakit, biasa itu. Kalau tidak mau sakit, pakek kain sarung, tidur kalian di rumah," ujar mantan pangkostrad tersebut.
Edy bercerita bahwa dia dirinya pernah masuk dalam skuad PSMS junior. Dia bangga pernah mengenakan kostum kebesaran PSMS Medan. Pasalnya, PSMS Medan adalah salah satu tim besar dan legenda di Indonesia. Sebab, PSMS bagian dari warisan. PSMS lahir pada 1950, lima tahun usai Indonesia merdeka.
Direktur Utama PT Kinantan Medan Indonesia Arifuddin Maulana Basri mengatakan, PSMS Medan pada laga perdana menghadapi Sada Sumut FC di Stadion Baharoeddin Siregar, Lubukpakam, Deli Serdang Sabtu (16/9) mendatang.
"Kurang lebih empat bulan menggelar persiapan (menuju kompetisi Liga 2) saatnya menunjukkan (kemampuan tim)," ujar Arifuddin Maulana Basri.
PSMS Medan diperkuat 30 pemain. Di dalamnya terdapat dua pemain asing. "Tujuan kami membawa tim kebanggaan ini (PSMS Medan) kembali ke Liga 1," tegas Arifuddin Maulana.
Arifuddin berterima kasih karena PSMS Medan didukung sebanyak 12 sponsor resmi termasuk sponsor utama yakni Bank Sumut dan PDAM Tirtanadi. Menurut dia, kehadiran sponsor memberikan semangat untuk perkembangan tim ke depannya.
Dalam kesempatan yang sama, Arifuddin Maulana Basri meminta suporter klub juga memberikan dukungan untuk PSMS Medan di segala kondisi. Suporter diminta untuk mengambil pelajaran dari tragedi Kanjuruhan.
"Sepak bola bukan hanya menang dan kalah. Apa pun yang dilakukan, yang pasti kita semua ingin menang. Tetapi jangan karena kekalahan kita merugikan tim. Kita harus banyak belajar dari tragedi-tragedi yang sebelumnya, termasuk Kanjuruhan," tandasnya.
Pada Liga 2 nanti, jersey yang dipakai PSMS Medan diproduksi Northon Apparel. Terdapat tiga kostum. Pertama, hijau celana putih untuk pertandingan kandang. Kedua, putih untuk tandang dan jersey ketiga warna hitam.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
