Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 15 Agustus 2023 | 18.23 WIB

Uston Nawawi Berhasil Membawa Persebaya ke Trek Positif, Bawa Suasana Ceria dan Terapkan 3K

Uston Nawawi ditugaskan memimpin tim Persebaya saat berlatih pada Sabtu (28/10) sore. - Image

Uston Nawawi ditugaskan memimpin tim Persebaya saat berlatih pada Sabtu (28/10) sore.

JawaPos.com - Setelah lima laga tanpa kemenangan, Persebaya Surabaya berhasil bangkit. Green Force mampu mencatatkan brace kemenangan. Ada satu nama yang menjadi otak di balik kebangkitan itu: Uston Nawawi. Bagaimana bisa karteker Persebaya tersebut membawa perubahan? Berikut wawancara Uston dengan wartawan Jawa Pos Bagus Putra Pamungkas.

Coach, Anda ketiban sampur. Ditunjuk jadi karteker ketika performa tim sedang buruk. Apakah sempat terbebani?

Sama sekali tidak, Mas. Ngapain terbebani? Wong saya ini ibarat prajurit. Kalau diperintah, ya saya harus siap. Mau apa pun perintah itu. Istilahnya kan seperti itu.

Tapi, Coach mampu membawa Persebaya bangkit dengan meraih dua kemenangan. Apa sih yang Coach berikan kepada pemain?

Saya tidak memberikan apa-apa. Saya hanya mencoba membawa suasana ceria di ruang ganti. Pemain itu harus senang dan gembira. Saya juga tanaman 3K kepada semua pemain.

3K? Apa itu, Coach?

Kesadaran, keikhlasan, dan kerja keras. Gini, saya jelaskan. Tapi agak panjang.

Nggak masalah, Coach. Monggo...

Yang pertama, ada kesadaran. Kesadaran itu penting bagi pemain. Sebagai profesional, mereka kan harus sadar: siapa sih yang menggaji mereka selama ini? Mereka kan menerima gaji dari Persebaya. Ya, pemain harus sadar dan memberikan yang terbaik. Lalu, ada keikhlasan. Intinya adalah kami ikhlas di lapangan dan harus mengesampingkan hal-hal di luar sepak bola. Kalau kesadaran dan keikhlasan sudah terbangun, otomatis akan menumbuhkan kerja keras. Pemain akan fight di lapangan. Soal hasil, itu urusan belakang.

Apakah hal-hal seperti itu yang membuat tim bangkit?

Saya juga membawa cara yang sedikit berbeda. Saya selipkan hal-hal kecil yang sering saya lakukan dengan pemain. Seperti bicara empat mata atau face-to-face dengan pemain. Termasuk berbicara dengan pemain saat meeting.

Kabarnya, pemain juga bakal sering melakukan outbound di luar lapangan?

Iya benar. Saya sudah tahu soal itu. Itu acara antar pemain saja. Kalau bagi saya sih, tidak ada masalah. Wong acara seperti itu, menurut saya, malah bagus untuk menjalin keakraban dan komunikasi antar pemain. Dan itu akan membuat tim jauh lebih kompak.

Masih ada dua laga lagi yang akan Coach Uston lalui sebagai karteker. Apa ada target khusus?

Target saya tentunya ingin memberi yang terbaik kepada tim. Saya ingin membawa Persebaya terus meraih kemenangan.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore