
Striker Persebaya Surabaya, Paulo Victor (kiri) belum mampu menjadi mesin gol di kancah Liga 1 musim ini.
JawaPos.com – Lini serang Persebaya Surabaya masih mendapat sorotan karena dirasa tampil kurang agresif hingga memasuki pekan kedelapan Liga 1 2023/2024.
Paulo Victor yang diharapkan menjadi mesin gol andalan Persebaya sejauh ini baru mengemas satu gol. Begitu pula dengan penyerang lokal, Wildan Ramdhani, yang juga mengemas satu gol.
Sementara striker gaek, Ferdinan Sinaga, sejauh ini lebih banyak turun sebagai pengganti dan belum memberi kontribusi yang nyata bagi tim berjuluk Green Force itu.
Hanya ada nama Bruno Moreira sebagai pemain yang tersubur di Persebaya. Dia telah mengemas empat gol, di mana posisi aslinya adalah sebagai winger bukan striker.
Penampilan lini serang Persebaya pun mendapat sorotan karena dianggap tampil melempem. Carataker Pelatih Persebaya, Uston Nawawi, tak mau terlalu pusing soal penampilan lini serang yang dinilai kurang tajam dalam beberapa laga terakhir.
Dia menekankan soal mencetak gol adalah kolektivitas tim tidak hanya bergantung pada penyerang saja. Apalagi, dia baru saja sukses mengakhiri catatan minor Persebaya tak pernah menang dalam lima laga beruntun itu. Kini, Uston lebih fokus bagaimana timnya bisa memetik tiga poin di setiap laga yang dilakoni.
“Kalau prinsip saya, cetak gol bisa siapa saja. Penyerang bisa, pemain belakang juga bisa yang penting tim menang dulu,” ujar Uston.
“Kita tidak ada waktu banyak, yang penting siapa pun cetak gol dan yang penting tim bisa menang,” imbuhnya.
Jelang melakoni laga pekan kedelapan Liga 1 2023/2024 melawan Persita Tangerang, dia memilih fokus pada pengembalian kebugaran pemain pasca laga melawan Bhayangkara FC beberapa waktu lalu.
“Kita recovery untuk pemain yang main dan latihan full buat yang tidak main di laga selanjutnya karena waktu mepet,” tutup pelatih yang juga legenda hidup Persebaya tersebut.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
