
Lionel Messi merayakan kemenangan Argentina di final Piala Dunia 2022.
JawaPos.com - Indonesia versus Argentina lusa tidak membuat Angel Alfredo Vera tertarik. Bukan karena tak mau menonton aksi para pemain dari kampung halamannya. Melainkan karena malas terlibat dalam perang tiket. ”Saya tidak mau susah-susah cari tiket untuk sebuah pertandingan,” jelasnya.
Laga Indonesia versus Argentina yang akan dihelat di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, memang sampai memicu perburuan tiket yang sengit. Tapi, Vera yang musim lalu menangani Persita Tangerang hanya mau menonton juara Piala Dunia 2022 tersebut di stadion jika ada yang memberinya tiket gratis.
”Terlalu ribet dan sulit. Saya juga sudah pernah menonton timnas Argentina bertanding secara langsung di stadion,” ujarnya kepada Jawa Pos kemarin (16/6).
Vera menonton Argentina ketika masih menjadi pesepak bola. Dua kali. Tapi, dia lupa tepatnya tahun berapa.
Yang pasti, laga pertama melawan Yugoslavia. Yang kedua menghadapi Ekuador. ”Seingat saya yang lawan Ekuador itu kualifikasi Piala Dunia. Sekitar 2004,” ungkapnya.
Dua laga itu pun dia mendapat tiket gratis. Yang diingatnya adalah tiket pertandingan melawan Ekuador diberi temannya. ”Dia pemain timnas Ekuador. Saya kan lama bermain di Ekuador. Jadi, kenal banyak pemainnya,” terang eks pelatih Persebaya Surabaya itu.
Argentino lainnya yang tinggal dan bekerja di sini, Esteban Busto, juga mengaku sama ogahnya susah payah menonton Argentina. ”Harganya juga mahal. Kalau gratis, baru saya mau hahaha,” ungkap mantan asisten Vera di Persebaya itu.
Meski sudah lama tinggal di Indonesia, Argentina tetap di hatinya. Klub idolanya pun tetap, Boca Juniors, salah satu raksasa Negeri Tango. ”Tapi, untuk menonton pertandingan sepak bola dengan susah payah, saya memilih tidak,” ucapnya. ”Lebih baik menonton di televisi,” lanjutnya.
Beda dengan Vera dan Busto, pemain asal Argentina, Esteban Vizcarra, sebenarnya sudah berniat ikut perang tiket. Ada satu penggawa Tango yang sangat ingin ditonton. Bukan Lionel Messi, melainkan Emiliano Martinez.
”Bukan saya yang ngefans Martinez, tapi anak saya. Dia benar-benar ingin melihat Dibu (julukan Martinez) secara langsung,” kata Vizcarra kepada Jawa Pos.
Tapi, rencana berburu tiket akhirnya diurungkan pemain yang sudah berstatus WNI tersebut. ”Saya yang tidak bisa nonton karena masih ada latihan. Tidak bisa libur,” kata pemain PSS Sleman itu.
Di sisi lain, dia juga tidak bisa membiarkan keluarganya menonton sendirian. Toh, Lionel Messi juga dipastikan tidak hadir di Indonesia. Meski banyak yang kecewa, Vizcarra menenangkan para suporter.
Dia mengingatkan bahwa bintang Argentina bukan hanya Messi. ”Messi memang tidak datang. Tapi, banyak pemain luar biasa di timnas Argentina. Lalu, ada pemain muda yang akan dicoba pelatih Lionel Scaloni. Mereka pemain-pemain bagus,” jelasnya. (rid/gus/c19/ttg)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
