Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 13 Juni 2023 | 22.22 WIB

Ketika Evan Dimas Kembali Bersilaturahmi dengan Cak Nun

TERIMA NASIHAT: Evan Dimas bersama istrinya bertemu Emha Ainun Nadjib di Mojokerto. - Image

TERIMA NASIHAT: Evan Dimas bersama istrinya bertemu Emha Ainun Nadjib di Mojokerto.

Sabtu (10/6) malam lalu terasa istimewa bagi Evan Dimas. Dia bersama sang istri, Dewi Zahra, bertolak menuju Mojokerto dan bertemu dengan salah seorang tokoh intelektual muslim Indonesia: Emha Ainun .

BAGUS PUTRA PAMUNGKAS, Mojokerto

BETAPA kalutnya Evan Dimas. Dompet di kantongnya raib. Isinya uang dan tanda pengenal. Masalahnya, dompet itu hilang saat dia berlibur di Jakarta.

Gelandang Arema FC itu pasrah. Dia memilih pulang ke Malang. Sampai akhirnya ada telepon masuk. ’’Ada yang menemukan dompet saya. Ternyata dompet saya itu ketemu di Mojokerto. Jauh dari Jakarta,’’ ungkap Evan saat dihubungi Jawa Pos.

Dari Malang, dia menuju Mojokerto. Ditemani sang istri, Dewi Zahra. Mengambil dompet yang hilang itu. Tapi, tiba-tiba ada yang mengganjal Evan. ’’Pas di mobil, kok tiba-tiba saya pengin ketemu Cak Nun? Rasanya kok kepikiran terus. Nggak tahu kenapa,’’ ungkap pemain 28 tahun itu.

Evan kemudian coba mengontak pemuka agama bernama lengkap Emha Ainun Nadjib itu. ’’Kok ndilalah Cak Nun saat itu sedang ada acara di salah satu pondok pesantren di Mojokerto,’’ tambah Evan. Dia kemudian membuat janji. Bertemu Cak Nun di salah satu resto di Mojokerto pada Sabtu (10/6). Tepat sebelum acara.

Evan tidak bisa menutupi rasa bahagianya. ’’Karena terakhir ketemu Cak Nun itu tahun 2014. Saat saya masih bersama timnas U-19 melakukan latihan di Jogjakarta,’’ kenang mantan pemain Bhayangkara FC itu. Karena lama tidak bertemu, obrolan jadi lebih gayeng. Evan melontarkan banyak pertanyaan.

Sementara Cak Nun dengan luwes menjawab. ’’Sampai tidak terasa kalau obrolan itu sudah berlangsung selama satu jam lebih,’’ ungkap Evan.

Lalu, apa saja yang ditanyakan Evan kepada ayah dari Sabang Mowo Darmo itu? ’’Kami tidak membahas sepak bola. Saya lebih banyak bertanya soal kehidupan. Bagaimana menjalani hidup dengan lebih baik,’’ tambahnya.

Banyak wejangan yang diberikan Cak Nun. Ada satu yang membuat Evan makin kuat menghadapi hidup. ’’Saya diminta untuk terus bersyukur dalam kondisi apa pun. Banyak bersyukur dan tetap istiqamah di jalan agama,’’ jelas pemain kelahiran 13 Maret 1995 itu. Dia juga secara khusus meminta doa kepada Cak Nun.

Apa yang diinginkan Evan? ’’Saya minta doa ke Cak Nun agar saya bisa menjadi manusia yang lebih baik lagi,’’ bebernya.

Sang istri, Dewi Zahra, lebih banyak diam. Dia agak sungkan untuk bertanya. Tapi, Cak Nun sesekali memberi pesan kepada perempuan yang dinikahi Evan pada Februari 2020 itu.

’’Cak Nun bilang ke istri saya, ’Dek, dadio koyok banyu surgo. Koyok Siti Khadijah, istri rasul, yang bisa memberi manfaat buat siapa saja’,’’ kata Evan menirukan Cak Nun. Dewi Zahra hanya tersenyum mendengar pesan pria 70 tahun itu.

Evan dan Zahra begitu senang setelah bertemu Cak Nun. ’’Karena selama ini saya cuma mendengarkan ceramah beliau di YouTube kalau pas senggang. Sekarang alhamdulillah bisa silaturahmi langsung,’’ jelas Evan.

Dia berharap pertemuan itu jadi awal yang baik. ’’Saya sih pengin ketemu lagi. Tapi belum tahu kapan. Semoga ke depan saya bisa terus menyambung silaturahmi dengan beliau,’’ pungkasnya. (c17/ali)

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore