
Alwi Slamat
JawaPos.com - Status Alwi Slamat di Persebaya belum jelas. Meski Rabu (31/5) malam lalu bertemu dengan Manajer Persebaya Yahya Alkatiri, kata sepakat belum didapat. Hal itu dikatakan Yahya ketika ditemui Jawa Pos saat Persebaya latihan di Lapangan THOR Kamis (1/6) sore.
Dia menuturkan, pihaknya sudah berusaha agar Alwi tetap bertahan. ’’Ya kami belum menemukan kata sepakat. Akan ada pembicaraan lagi,’’ ungkapnya.
Yang jelas, Alwi adalah salah satu pemain yang sejak akhir musim lalu ingin dipertahankan. Loyalitas pemain 24 tahun itu sudah dibuktikan di Green Force.
’’Dia tetap bertahan ketika banyak pemain keluar karena tawaran kontrak besar beberapa musim lalu. Karena itu, dia jadi prioritas untuk dipertahankan,’’ ucapnya.
Alwi sendiri masih ikut latihan bersama tim kemarin sore. Dia masuk ke tim cadangan dalam internal game. Bersama pemain-pemain seperti Bramdani hingga Widi Syarief.
Gabung Latihan Persebaya, Aji Santoso Masih Mangkel dengan Alwi Slamat
Setelah sekian lama tak nongol, kapten Persebaya Surabaya musim lalu, Alwi Slamat, akhirnya bergabung latihan, Rabu (31/5). Dia ikut latihan dua kali. Pagi dan sore.
Meski Alwi kembali, pelatih Persebaya Aji Santoso tampaknya masih mangkel. Sebab, gelandang 24 tahun itu tidak menuruti permintaannya. Yaitu, bergabung sejak awal latihan lebih dari dua pekan lalu.
Aji pun mengatakan, kondisi pemain asal Tulehu itu jauh tertinggal dari pemain lainnya. Tidak latihan selama libur kompetisi menjadi penyebabnya. ”Lihat saja kecepatan dan kekuatannya jauh tertinggal,” ujarnya.
Pelatih asal Malang itu bahkan memasukkan Alwi ke tim ”cadangan” dalam latihan game sore di Lapangan B Stadion Gelora Bung Tomo. Alwi bermain satu tim bersama pemain-pemain yang akan dipinjamkan seperti Brayen Pondaag, Saiful, hingga Widi Syarief.
”Dilihat saja ke depannya posisi Alwi seperti apa. Malam ini (tadi malam) kabarnya dia akan bertemu manajer soal masa depannya. Lihat saja nanti,” tuturnya.
Andai Alwi bertahan, Aji tampaknya tidak akan menjadikannya sebagai kapten lagi. Beberapa pemain disiapkan menjadi kapten tim. Ada Reva Adi Utama yang menjadi kapten di laga Surabaya 730 Game melawan Bali United. Atau Ze Valente yang musim lalu juga beberapa kali menyandang ban kapten.
”Saya memilih kapten itu berdasar leadership, bagaimana bisa membimbing pemain lain dalam tim. Kualitas juga bisa jadi contoh,” ucapnya.
Sayangnya, ketika ditanya Jawa Pos seusai latihan kemarin sore, Alwi enggan berkomentar banyak. Dia tidak mau berbicara soal pertemuan dengan manajer tadi malam.
”Wah, jangan dulu ya. Maaf,” ungkapnya.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
