
Anggota Komite Eksekutif PSSI Arya Sinulingga menjawab pertanyaan pewarta di GBK Arena, Jakarta, Selasa (11/4/2023).
JawaPos.com - Anggota Komite Eksekutif PSSI Arya Sinulingga memaparkan kendala yang menyebabkan Video Assistant Referee (VAR) belum dapat diimplementasikan di Liga Indonesia.
Menurut Arya, masalah pertama adalah infrastruktur yang masih perlu ditingkatkan, kemudian Sumber Daya Manusia (SDM), serta para teknisi yang masih harus dipersiapkan.
"Infrastruktur, stadionnya, ternyata ada kebutuhan teknis khusus. Kemudian dari sisi internet, itu harus bagus di stadionnya. Kabarnya Malaysia itu enggak buat juga (pengaplikasian VAR) karena seperti itu," kata Arya saat ditemui setelah mengikuti Kongres Biasa PSSI 2023 di Jakarta, Minggu (28/5) sore.
Baca Juga: Timnas Indonesia Raih Emas Sepak Bola SEA Games 2023, Ketum PSSI: Alhamdulillah, Penantian 32 Tahun Berakhir
Untuk mengatasi hal tersebut, Arya menyebut PSSI telah melakukan koordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk merenovasi 22 stadion. Menurutnya hal itu dapat diselaraskan untuk kesiapan aplikasi VAR.
Dari segi SDM, wasit-wasit yang memimpin pertandingan Liga Indonesia masih harus menjalani pelatihan dan mencapai standar tertentu. Sedangkan dari segi teknisi, tenaga yang ada di Indonesia saat ini belum menguasai aplikasi VAR. Sehingga jika harus menggunakan teknisi Indonesia, maka mereka harus dipersiapkan lebih matang lagi.
Dengan berbagai kendala yang ada, Arya mengatakan aplikasi VAR mungkin baru akan dapat diterapkan tahun depan. Meski demikian, ia menyebut Ketua Umum PSSI Erick Thohir telah meminta agar penerapan VAR dipercepat, dan dapat dilakukan pada pertengahan musim, setidaknya untuk diuji coba.
Baca Juga: Rayakan Emas Sepak Bola SEA Games 2023, Jokowi Mengaku Sempat Terkecoh Selebrasi Dini Ofisial Indonesia
PSSI sudah pernah bersurat kepada FIFA untuk mengaplikasikan VAR pada Liga 1 Indonesia musim 2023-2024. Hal itu disampaikan Ketua Umum PSSI Erick Thohir saat saat melakukan pertemuan antara PSSI, PT Liga Indonesia Baru (LIB), dan distributor VAR pada 25 Mei.
Implementasi VAR di Liga Indonesia merupakan salah satu janji Erick saat ia mencalonkan diri menjadi Ketua Umum PSSI masa kerja 2023-2027. Menurut Erick saat itu, implementasi VAR akan dapat membantu menghadirkan rasa aman bagi klub-klub sepak bola untuk berinvestasi lebih jauh dalam operasional mereka.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
