
ANGGER BONDAN/JAWA POS PERGI: Khusairi gagal memenuhi harapan manajemen dan suporter Gresik United.
JawaPos.com-Keberangkatan skuad Gresik United ke Cilacap kemarin (21/9) pagi berbeda dari biasanya. Tidak ada sosok pelatih Khusairi dalam rombongan tim. Hanya ada Manajer Gomes de Oliveira dan staf pelatih beserta para pemain.
Ke mana Khusairi? Ternyata dia sudah mengundurkan diri dari posisinya sebagai pelatih kepala Gresik United sejak Selasa (20/9) malam.
Salah satu sumber Jawa Pos di internal Gresik United menuturkan, mantan pemain Petrokimia Putra Gresik itu sudah berpamitan dengan Laskar Joko Samudro pada 19 September lalu melalui grup WhatsApp pemain. ’’Beliau pamitan lalu keluar dari grup,’’ katanya.
Mundurnya Khusairi juga dibenarkan oleh kapten Gresik United Imam Witoyo. Dia menuturkan, tidak pernah ada masalah antara tim pelatih dengan Gresik United.
Malah, Khusairi dan tim sedang persiapan untuk melawan PSCS Jumat (23/9).
Tapi, Imam menegaskan, meski tanpa Khusairi, persiapan tim saat ini tidak terganggu.
Rekan-rekannya masih fokus untuk bisa mendapatkan kemenangan perdana di kandang PSCS. ’’Kami baik-baik saja,’’ ucapnya.
Mantan pemain PSIM Jogjakarta itu mengaku sedih ditinggalkan sang pelatih. Khusairi sudah seperti sosok ayah. Banyak mengajarkan bagaimana menjadi pesepak bola profesional.
’’Beliau selalu bilang berlatihlah sungguh-sungguh, karena bermain sepak bola itu bukan hanya di sini (Gresik United). Sepak bola itu luas katanya,’’ kenang Imam.
Khusairi juga selalu mengaku bangga ketika melihat anak didiknya sukses. Bahkan bisa melebihi prestasinya. ’’Satu yang paling tidak bisa lupa, ketika kami salah dalam latihan, beliau selalu teriak Pohaaa,’’ bebernya, lantas tertawa.
Pemain Gresik United lainnya, Gardhika Arya, juga tidak menampik soal mundurnya Khusairi. Dia sempat sedih dan shock ketika membaca pesan terakhir Khusairi di grup WhatsApp tim.
’’Beliau yang membuat saya sampai seperti ini. Banyak sekali ilmunya yang diberikan kepada saya. Beliau yang memantapkan posisi saya sebagai bek kanan yang awalnya winger,’’ ungkapnya.
Tapi, Arya menegaskan akan terus fokus untuk membuat Gresik United bangkit dan meraih kemenangan perdana melawan PSCS. ’’Semoga kami bisa menang,’’ harapnya.
Sementara itu, CEO Gresik United Muhammad Allan mengaku tidak tahu soal mundurnya Khusairi.
Malah, dia bingung ketika ditanya Jawa Pos bahwa pria asli Gresik itu tidak ikut rombongan tim ke Cilacap. ’’Kemarin ibunya sakit. Setahu saya itu,’’ bebernya.
Sayang, sampai berita ini ditulis, Khusairi belum memberikan komentar apa pun. Jawa Pos sudah mencoba menghubungi legenda sepak bola Gresik itu melalui telepon dan pesan singkat. Sayang, tidak ada jawaban apa pun.

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
