
Ahmad Nufiandani (kiri) dikawal pemain Indonesia Muda dalam laga uji coba di lapangan B Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
JawaPos.com-Setelah memulai latihan lagi pada 9 Mei lalu, kemarin (19/5) Persebaya Surabaya melakoni uji coba pertamanya. Lawan yang dihadapi adalah klub internal Indonesia Muda.
Dalam uji coba yang dilaksanakan di lapangan B Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, itu, Alwi Slamat dkk menang dengan skor 5-1.
Semua pemain diturunkan pelatih Aji Santoso. Termasuk empat pemain undangan yang masih diseleksi. Yakni, Syaiful, Wahyudi, Ridho Kurniawan, dan Mahir Radja. ’’Saya memainkan semua pemain agar pelan-pelan beradaptasi dengan cara main yang saya inginkan,’’ ucapnya.
Aji mengaku belum puas. Dia melihat para pemain belum memahami 100 persen gaya bermain ala Persebaya. Umpan-umpan pendek cepat belum terlihat. Tapi, pria asal Malang itu menyadari tidak mudah untuk bisa langsung paham bagaimana cara bermain Persebaya. Butuh waktu yang cukup lama.
’’Saya tidak menuntut pemain langsung bisa mengerti. Saya paham latihan baru beberapa hari,’’ lanjutnya.
Menurut Aji, yang terpenting, laga uji coba kemarin bisa jadi pelajaran. Pemain bisa lebih mengerti apa yang diinginkannya. ’’Ini juga untuk persiapan melawan Persis Solo Minggu (22/5) besok,’’ jelasnya.
Menghadapi Persis, mantan pelatih Persela itu juga tidak berharap banyak. Sama dengan uji coba kemarin, dia tidak ingin memaksa anak asuhnya untuk bermain langsung seperti yang diinginkannya. ’’Musim kemarin saya dapat prestasi itu kan persiapannya cukup lama,’’ bebernya.
Walau begitu, Aji menegaskan tetap ingin menang. Yang terpenting adalah pemain punya fighting spirit dalam pertandingan. ’’Melatih mental pemain juga. Banyak pemain baru dan muda. Ditonton banyak orang bisa jadi latihan mental mereka,’’ tuturnya.
Pria 52 tahun itu menambahkan, kondisi anak asuhnya masih 40 persen. Sebenarnya, sangat riskan meminta mereka tampil habis-habisan saat melawan Persis. ’’Saya sudah sampaikan ke mereka untuk terus jaga kondisi. Karena target kami di kompetisi,’’ tegasnya.
Sementara itu, kiper Persebaya Satria Tama mengaku senang bisa kembali bertanding meski hanya uji coba. Uji coba kemarin adalah pertandingan pertama bagi Tama setelah absen lama karena cedera parah awal musim lalu.
’’Senang bisa merasakan atmosfer pertandingan lagi. Tidak trauma sih, hanya sedikit nyeri-nyeri saja waktu main,’’ bebernya ketika ditanya Jawa Pos kemarin.
Dia berharap bisa terus merasakan atmosfer seperti itu. Mantan pemain Gresik United tersebut juga ingin bisa bermain ketika melawan Persis Minggu lusa dalam Surabaya 729 Game. ”Semoga diberi kesempatan,’’ harapnya.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
