
Photo
Photo
TANYA JAWAB: Wartawan Jawa Pos Ali Mahrus saat wawancara dengan Shin Tae-yong secara daring kemarin. (M. BAGUS PAMUNGKAS/JAWA POS)
Kabarnya juga akan ada pemain naturalisasi? Ada berapa pemain dan di posisi apa saja?
Sebenarnya tidak pas kata ’’naturalisasi’’. Karena memang bukan dinaturalisasi. Tapi, lebih tepat memakai kata ’’ganti kewarganegaraan’’ saja. Karena ini bukan naturalisasi pemain luar negeri jadi pemain Indonesia. Tapi, pemain luar negeri yang ada darah atau keturunan Indonesia. Pemain seperti itu yang kami cari. Sebenarnya ada tiga atau empat pemain yang saya minta kepada federasi. Dan, sampai saat ini proses ganti warga negara sudah mau selesai. Jadi, untuk FIFA matchday Januari ini, saya inginnya sudah ada dua atau tiga pemain keturunan yang tampil.
Untuk pemain keturunan yang akan jadi WNI itu, apa posisi yang paling dibutuhkan? Belakang, tengah, atau striker?
Jujur, saya ingin mencari striker. Tapi, sampai saat ini memang belum ditemukan striker yang baik di luar negeri. Saat ini yang dinaturalisasi stoper dan gelandang bertahan.
Terkait pemain Indonesia yang bermain di luar negeri seperti Witan (Sulaeman), Egy (Maulana), dan Elkan (Baggot), menurut Anda, apa perbedaan mereka dari sisi kualitas dibanding dengan pemain yang berlaga di Liga Indonesia?
Witan, Egy, dan Elkan bukan kualitasnya lebih baik dari pemain lokal, tapi di dalam lapangan mereka lebih mau bekerja keras. Mereka tidak mudah menyerah. Itu yang jadi motivasi bagi pemain lokal yang masih bermain di Liga Indonesia. Saya jujur mau minta tolong kepada pemain di Liga 1 agar mereka tidak menyerah dengan mudah sampai laga benar-benar selesai. Walaupun cuaca panas sekalipun.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
