
Photo
JawaPos.com-Tidak semua pihak merasa senang dengan bergulirnya kembali kompetisi Liga 2 tadi malam. Salah satu yang kecewa adalah Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI).
APPI kecewa PSSI dan PT LIB tetap memutar Liga 2 meski ada beberapa klub yang masih menunggak gaji.
Tim-tim tersebut adalah Kalteng Putra, PSKC Cimahi, Persijap Jepara, dan Persekat Tegal. Bahkan, klub-klub tersebut sudah mendapat sanksi dari NDRC. Yakni, tidak boleh mendaftarkan pemain baru dalam tiga periode pendaftaran.
General Manager APPI M. Hardika Aji menyatakan, sampai tadi malam, klub-klub tersebut belum juga melunasi gaji mantan pemainnya. Artinya, sanksi masih tetap berjalan. ’’Harusnya tidak bisa ikut Liga 2 tahun ini,’’ tegasnya.
Di antara empat klub tersebut, Kalteng Putra dikabarkan akan melunasi gaji 26 pemainnya musim 2016 hari ini. Pelunasan melalui PSSI. ’’Kami menunggu. Rencananya memang besok (hari ini),’’ jelasnya.
Aji menegaskan, APPI sangat kecewa dengan penyelenggaraan Liga 2. Khususnya kepada PSSI dan LIB karena meloloskan tim-tim yang telah dijatuhi sanksi larangan pendaftaran pemain untuk tiga periode pendaftaran.
’’Keputusan NDRC tidak dijalankan. Padahal, putusan NDRC itu sifatnya berkekuatan hukum tetap,’’ ucapnya.
Selain berkekuatan hukum tetap, putusan NDRC seharusnya jadi syarat verifikasi klub di Liga 2. Jadi, tim-tim yang terbukti masih menunggak gaji atau menjalani sanksi dilarang berkompetisi hingga urusannya selesai. ’’Sama halnya dengan Liga 1 sebelumnya,’’ tuturnya.
Parahnya lagi, Persis Solo (manajemen lama) yang menjadi salah satu tim pembuka Liga 2 juga masih menunggak gaji 18 mantan pemainnya. Ke-18 pemain itu saat ini kebingungan mencari jawaban karena tidak memiliki salinan kontrak.
Akibatnya, gugatan mereka terhadap Persis di NDRC Indonesia belum dapat diterima.
Aji menegaskan, APPI tidak tinggal diam. Jika PSSI atau LIB tidak memedulikan putusan NDRC, APPI segera melapor ke FIFA untuk masalah tersebut.
’’Sebenarnya kami sudah korespondensi dengan FIFPro sejak minggu lalu, Mas. Dan bersama FIFPro kami akan ajukan ke FIFA segera,’’ jelasnya.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
