
Haritsah Almudatsir/Jawa Pos
JawaPos.com-Persela Lamongan kemarin harus bermain dengan sepuluh pemain sejak menit ke-38. Itu menyusul kartu merah yang diterima Akbar Hermawan.
Beruntung, saat itu mereka sudah unggul 1-0 atas Persipura Jayapura. Gol pada laga di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi, itu dilesakkan oleh Ivan Carlos pada menit ke-12.
Meski dengan sepuluh pemain, Laskar Jaka Tingkir –julukan Persela– bisa mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir berbunyi.
Pelatih Persela Lamongan Iwan Setiawan menuturkan, sejak datang ke Persela, dirinya ingin menanamkan jiwa militansi kepada pemain. Hal itu ditunjukkan pada laga Liga 1 kemarin.
”Jadi, kami berikan apresiasi buat pemain yang berjuang luar biasa. Semoga ini menjadi langkah awal yang baik,’’ bebernya.
Iwan menyebutkan, pasca ditinggal Boaz Solossa yang berganti kostum ke Borneo FC, Persipura memang sedikit kehilangan kekuatan. ”Tim ini (Persipura) kehilangan seorang legenda Boaz Solossa,’’ ucapnya.
Iwan melihat adanya perbedaan kualitas yang signifikan dari Persipura musim ini dan musim-musim sebelumnya ketika ada Boaz.
”Tapi, saya yakin sekali dengan kualitas Coach Jacksen dan talenta terbaik, tim ini ke depan lebih menjanjikan. Semoga ke depan tim lebih baik dan menjadi tim yang sama-sama kita tahu berprestasi,’’ ujarnya.
Kekalahan beruntun menempatkan Persipura di dasar klasemen sementara Liga 1. Pelatih Persipura Jayapura Jacksen F. Tiago pun kecewa dengan hasil yang didapat.
”Harapan kami bisa dapat poin. Kami sudah pelajari bagaimana cara bermain lawan. Tapi, kami tetap kecolongan. Ini membuat kami kecewa,’’ bebernya saat konferensi pers virtual pasca pertandingan kemarin.
Jacksen menyebutkan, seharusnya tim punya kans memanfaatkan situasi untuk menyamakan kedudukan ataupun unggul. Terutama di babak kedua.
Namun, berbagai strategi serangan yang dilakukan tetap gagal. Mulai sentuhan demi sentuhan, masuk ke area penalti lawan, hingga tendangan jarak jauh.
Tercatat dua kali peluang Persipura mengenai mistar gawang.
Apakah dua kekalahan itu disebabkan Persipura sekarang tak memiliki leader di lapangan? Mengenai hal itu, juru taktik asal Brasil tersebut menilai bahwa setiap tim memulai kompetisi dengan berbeda.
Saat ini dia mengakui, Persipura menemui rintangan dengan dua kekalahan. Namun, dia percaya tim akan terus bangkit dan memiliki para pemain yang punya kepemimpinan dalam tim.
”Tim kami masih proses. Dari kinerja kami saat ini, saya rasa tim melakukan suatu perubahan,’’ paparnya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
