Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 16 Mei 2021 | 02.24 WIB

Minim Pengalaman, Persebaya Bertumpu pada Dua Pemain Eks Timnas Junior

(dari kiri) Ernando Ari, Satria Tama dan Andhika Ramadan, para kiper Persebaya saat berlatih di Lapangan Sintetis Si Jalak Harupat, Bandung, kemarin (31/3). FOTO: Angger Bondan/Jawa Pos - Image

(dari kiri) Ernando Ari, Satria Tama dan Andhika Ramadan, para kiper Persebaya saat berlatih di Lapangan Sintetis Si Jalak Harupat, Bandung, kemarin (31/3). FOTO: Angger Bondan/Jawa Pos

JawaPos.com – Dua kiper Persebaya, Satria Tama dan Ernando Ari Sutaryadi, harus bekerja lebih keras jelang kompetisi Liga 1. Sebab, Green Force bakal percaya keduanya untuk Liga 1.

Mengandalkan pengalaman yang belum banyak dari keduanya di divisi teratas sepak bola Indonesia.

Persebaya tidak akan berburu kiper lagi untuk Liga 1. Hal itu dikatakan pelatih kiper Persebaya Benny van Breukelen kepada Jawa Pos kemarin (14/5). Dia merasa gawang tim kebanggaan arek Suroboyo bakal baik-baik saja meski dikawal dua kiper muda Indonesia.

Benny menuturkan, walau masih muda, kualitas Satria Tama dan Ernando sangat baik. Buktinya, dua kiper tersebut merupakan eks timnas Indonesia di level usia.

’’Satria memang baru 25 tahun, Ernando 19 tahun. Tapi, mereka sudah ada pengalaman. Ernando, misalnya, walau tidak banyak, sudah bisa diandalkan,’’ paparnya.

Benny mengaku sudah tenang dengan adanya dua kiper tersebut. Khususnya Satria Tama. Secara pribadi, pelatih 58 tahun itu ingin mengembalikan performa kiper asal Sidoarjo tersebut seperti ketika membela timnas di SEA Games 2017. ’’Saya yakin, jika diberi kepercayaan dan kerja keras, Satria penampilannya akan kembali seperti dulu,’’ jelasnya.

Jika benar, ini kali pertama Persebaya memakai kiper dengan usia tertua 25 tahun sejak diakui kembali oleh PSSI pada 2017. Sebelumnya, setiap musim, Rendi Irwan dkk selalu punya kiper senior berpengalaman. Sebut saja nama-nama seperti Dimas Galih, Alfonsius Kelvan, hingga Imam Arief Fadillah.

Meski masih ada slot satu kiper lagi, Benny menegaskan akan memilih kiper muda. Kiper dari internal Persebaya. Kiper magang yang kualitasnya akan ditempa selama kompetisi. ’’Rencananya begitu,’’ ucapnya.

Mantan kiper timnas itu menyebut, kiper berpengalaman alias berumur tidak menjadi jaminan. Dia mencontohkan kiper timnas Indonesia saat ini di era Shin Tae-yong. Kiper-kiper berpengalaman yang jadi andalan di tim justru tidak dipanggil ke timnas.

’’Kiper timnas sekarang semuanya kiper yang tidak pernah dipasang di klubnya. Ada Nadeo yang cadangan di Bali United, Aqil Savik malah kiper keempat di Persib. Jadi, bukan jaminan,’’ ujarnya.

Sementara itu, Satria Tama yang bisa dikatakan paling senior di posisi kiper Persebaya tetap merasa masih butuh belajar dan bekerja keras. Bagi dia, jika sudah satu tim, tidak ada yang namanya junior ataupun senior.

’’Mungkin saya juga bisa mendapatkan masukan dari Ernando atau sebaliknya. Kami sama-sama berjuang di sini,’’ tegasnya.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore