Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 2 April 2020 | 00.00 WIB

Mahmoud Eid Tidak Pulang ke Negaranya, Pilih Tetap di Surabaya

Photo - Image

Photo

JawaPos.com – Mahmoud Eid merupakan debutan di Liga 1 2020. Dia datang ke Persebaya Surabaya pada Januari lalu. Dia pun turut mengantarkan Green Force –julukan Persebaya– meraih gelar juara Piala Gubernur Jatim (PGJ) 2020.

Saat Mahmoud ingin membawa Persebaya meraih gelar Liga 1, kompetisi malah dihentikan. Padahal, dia selalu jadi pilihan utama. Pemain berpaspor Palestina itu sudah tampil dua kali. Yakni, saat Persebaya menghadapi Persik Kediri (29/2) dan Persipura Jayapura (13/3). Dari dua laga itu, pemain 26 tahun tersebut mampu mencetak satu gol.

Photo

Persebaya Surabaya

Bagi Mahmoud, penghentian kompetisi ini merupakan pengalaman pertama dalam karirnya. Dia memulai karir seniornya pada musim 2011–2012 bersama tim asal Swedia, Hammarby TFF. ’’Ini yang pertama bagi saya. Tidak ada kompetisi. Situasi seperti ini sangat menyedihkan. Bukan hanya bagi Indonesia, tapi juga seluruh dunia,’’ kata pemain kelahiran 26 Juni 1993 tersebut saat dihubungi melalui WhatsApp oleh Jawa Pos.

Kondisi ini membuat Mahmoud bosan. Sebab, dia sangat tidak betah jika sehari saja tidak memainkan bola. ’’Sulit bagiku untuk jauh dari sepak bola,’’ tambah pemain yang lahir di Swedia itu.

Saat ini seluruh pemain Green Force memang hanya bisa beraktivitas di tempat tinggalnya. Kondisi itulah yang membuat Mahmoud benar-benar merindukan bermain di lapangan.

Meski kangen merumput, Mahmoud tetap mendukung keputusan PSSI yang menghentikan kompetisi untuk sementara. ’’Semua memang harus istirahat sampai kondisi benar-benar membaik. Semoga secepatnya,’’ harapnya. ’’Saya juga berharap Liga 1 bisa tetap dilanjutkan,’’ imbuhnya.

Apalagi, dia punya target tinggi bersama Green Force. ’’Saya berharap kami (Persebaya) bisa mencapai tujuan kami (juara) musim ini,’’ ujarnya.

Karena itu, jika kompetisi sudah dimulai, Mahmoud berjanji memberikan kemampuan maksimal. ’’Saya akan membantu sebisa mungkin, baik di dalam maupun di luar lapangan,’’ tegasnya.

Mahmoud tak pulang ke negaranya. Meski tetap di Surabaya, dia selalu menjaga kondisi. ’’Saya selalu menjaga kesehatan, menjauhkan diri dari keramaian, mencuci tangan, serta tidak sembarangan berjabat tangan,’’ ungkapnya.

Editor: Mohammad Ilham
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore