
Ultras Gresik merayakan keberhasilan tim Gresik United mengalahkan tim Persigo Semeru FC pada pertandingan Liga 3 2019 di Stadion Gelora Joko Samudro, Kab. Gresik, kemarin (10/11). FOTO: Angger Bondan/Jawa Pos
JawaPos.com – Keinginan Gresik United untuk promosi ke Liga 2 musim depan tidak main-main. Tiga bulan sebelum kompetisi bergulir, tim berjuluk Laskar Joko Samudro itu sudah melakukan seleksi pemain. Total, ada 17 penggawa yang dipastikan masuk dalam skuad musim ini.
Rencananya, 17 pemain itu melakukan tanda tangan kontrak pada Senin (30/3). Sayang, tanda tangan kontrak dipastikan tertunda. Kompetisi yang belum jelas jadi alasan. ’’Harusnya Senin (30/3) sudah latihan sekaligus tanda tangan kontrak. Tapi, karena kondisinya seperti ini, ya akhirnya diundur,’’ kata Toriqi Fajerin, manajer Gresik United, kepada Jawa Pos.
Apalagi, Liga 3 Jatim dipastikan tertunda. Padahal, jika merujuk jadwal semula, Liga 3 Jatim seharusnya kickoff pada Juni nanti. Tapi, dengan penundaan tersebut, belum ada kepastian kapan kompetisi dimulai. Hal itu pula yang jadi pertimbangan manajemen Gresik United untuk menunda teken kontrak dengan 17 pemainnya.
Jika tetap melakukan teken kontrak, pihak manajemen yang bisa rugi. Sebab, mereka harus membayar pemain. Padahal, kompetisi belum jelas kapan dimulai. ’’Kalau dibilang mengganggu (persiapan), sebenarnya sih mengganggu. Tapi, mau bagaimana lagi? Kami ikuti saja aturan yang ada,’’ tambah pria yang akrab disapa Kaji Riki tersebut.
Meski begitu, 17 pemain itu diyakini akan tetap menunggu proses teken kontrak tersebut. Sebab, mereka sudah susah payah lolos melalui seleksi. ’’Sejauh ini kami dengan pemain sudah ada kesepakatan, tapi baru secara lisan saja,’’ kata pria yang juga ketua umum Ultrasmania tersebut.
Sebenarnya, pihak manajemen Gresik United juga mulai membidik pemain anyar. Ada lima pemain senior yang kini jadi incaran. Itu sesuai dengan regulasi musim lalu, yang mana setiap klub Liga 3 diberi slot lima pemain senior. Tapi, dengan belum jelasnya kompetisi, proses perekrutan itu bisa jadi tertunda.
Namun, pelatih Gresik United Subangkit sudah mengantongi nama-nama pemain yang dibidik. Sayang, pelatih 60 tahun itu enggan menyebut siapa nama pemain yang jadi bidikan. ’’Yang jelas, ada satu atau dua pemain yang merupakan mantan anak asuh saya,’’ terang pelatih kelahiran 29 November 1959 tersebut. Subangkit memastikan bakal memanfaatkan seluruh slot pemain senior yang diberikan.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
