
Pemain putra Timnas Sepak Bola Indonesia Evan Dhimas Darmono dan Zulfiandi saat latihan ringan di Rizal Memorial Stadium Makati Filipina, kemarin, Senin (25/11/2019). Tim putra Sepak Bola Indonesia akan menjalani laga pertama Sea Games 2019 melawan Thaila
JawaPos.com – Evan Dimas menunjukkan bahwa tidak keliru pelatih timnas U-23 Indonesia Indra Sjafri memanggilnya bersama Zulfiandi untuk SEA Games 2019. Keduanya mengisi kuota pemain senior. Gelandang Barito Putera itu menjadi penentu dalam semifinal menghadapi Myanmar U-23 di Rizal Memorial Stadium, Manila, tadi sore.
Ya, dia mencetak dua gol ketika Indonesia menang 4-2 atas Myanmar. Itulah gol pertama dan kedua yang dicetak pemain binaan Mitra Surabaya tersebut selama SEA Games kali ini. Gol Evan itu mengingatkan pada bentrok melawan Myanmar dua tahun silam di mana dia juga mencetak gol pembuka saat menang 3-1. Bedanya, kali ini sekaligus gol penutup.
Gelandang 24 tahun itu punya sejarah panjang bermain di SEA Games. Dia sudah tiga kali memperkuat Indonesia. Debutnya terjadi pada SEA Games 2015. Ketika itu dia masih berusia 20 tahun. Debutnya sungguh luar biasa secara individu. Dia mampu mencetak empat gol.
Photo
Sayang, ketika itu Indonesia gagal meraih medali. Mereka kalah 0-5 oleh Vietnam dalam perebutan peringkat ketiga. Lalu, pada 2017, Evan kembali membela Indonesia dalam SEA Games. Dia hanya mencetak satu gol, tapi Indonesia mampu merebut perunggu setelah mengalahkan Myanmar.
Kali ini, menjadi prestasi terbaik Evan dalam SEA Games. Dia mampu memimpin Garuda Muda untuk mencapai final. Partai puncak pertama Indonesia setelah 2013. Pada saat itu, Indonesia kalah oleh Thailand dengan skor tipis 0-1 di final.
Dengan pengalaman Evan, serta mental juara dimilikinya, diharapkan bisa membawa Indonesia merebut emas tahun ini. Sebelumnya, Evan pernah membawa timnas U-19 Indonesia juara pada 2013 dan ketika itu Indra Sjafri masih melatih tim tersebut.
Di level klub, Evan pernah merasakan juara bersama Bhayangkara FC pada Liga 1 2017. Kini, dia hanya terpisah satu pertandingan dari emas. Dari menjadi seorang legenda sepak bola Indonesia. Apalagi dengan usianya yang masih muda dan karir yang masih panjang.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
