
Photo
JawaPos.com-Arema FC menjadi salah satu tim yang minim dalam melakukan perombakan pemain jelang putaran kedua Liga 1 2019. Sampai saat ini, Singo Edan hanya merotasi satu slot pemain asing Asia.
Yakni dari pemain Uzbekistan Pavel Smolyachenko menjadi gelandang dari Jepang Takafumi Akahoshi.
Pemain lokal tetap dipertahankan. Meskipun ada yang menit bermainnya nol.
Asisten Pelatih Arema FC Kuncoro mengatakan bahwa alasan tidak banyak perubahan dalam tubuh timnya adalah karena kualitas Arema FC masih bagus. "Kalau masih mempertahankan pemain (yang belum turun) itu karena sudah sesuai dengan kebutuhan tim,'' kata Kuncoro.
Takafumi Akahoshi dan GM Arema FC Ruddy Widodo.
Arema FC
Dalam tim Arema FC saat ini, memang ada beberapa nama yang belum turun semenitpun di Liga 1. Mereka adalah Rahmat Latief, Sunarto, Zidane Pulanda, Vikrian Akbar, Andreas Francisco, dan Titan Akbar.
Namun, empat nama terakhir lebih banyak bermain untuk tim Arema FC U-20. Jadi hanya ada dua pemain senior yakni Sunarto dan Rahmat Latief yang belum berkesempatan merumput.
Kuncoro menjelaskan keputusan tim pelatih itu diambil karena sesuai kebutuhan tim di lapangan. Jadi memang tidak boleh gegabah. ''Ya kami harus pelan-pelan. Karena kan sebelumnya permainan sudah bagus, kalau tiba-tiba kami masukkan, malah permainan bisa rusak,'' ucapnya. ''Kami juga tanya dulu kepada pemain sebelum dimasukkan,'' imbuhnya.
Sebelumnya, ada beberapa pemain yang lebih banyak menjadi penghangat bangku cadangan. Mereka juga potensial tidak bermain. Namun, karena adanya krisis pemain di posisi yang dibutuhkan, maka mereka akhirnya diturunkan.
Misalnya Agil Munawar yang menjadi pelapis Alfin Tuasalamony. Dia akhinya bermain dalam sembilan pertandingan pada putaran pertama.
Selain itu ada nama Muhammad Nasir. Berposisi sebagai sayap kiri, Nasir dimainkan sebagai fullback kiri karena cederanya Johan Alfarizi. Total, Nasir turun sebanyak empat pertandingan.
Ada pula gelandang Ridwan Tawainella. Absennya Hendro Siswanto, M. Rafli, dan Hanif Sjahbandi membuat Ridwan memiliki kesempatan bermain. Dia ditempatkan sebagai gelandang bertahan. Padahal, posisi aslinya adalah winger.
Ridwan baru sekali turun. Yakni selama 72 menit ketika melawan PSIS Semarang pada laga terakhir putaran pertama, 31 Agustus lalu di Stadion Kanjuruhan.
General Manager Arema FC Ruddy Widodo mengatakan sudah puas dengan performa para pelapis. Dia mengatakan, para pemain pengganti menunjukkan performa yang bagus. ''Seperti Ridwan, meski bukan di posisinya, dia bermain bagus. Begitu pula dengan Nasir,'' imbuhnya.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
