
Photo
JawaPos.com - Teka-teki siapa pengelola Persiba Balikpapan setelah ditinggal Rahmad Mas’ud akhirnya terjawab sudah. Mantan Direktur Utama Persija Jakarta, Gede Widiade resmi dipercaya sebagai nakhoda baru klub berjuluk Beruang Madu tersebut.
Pada Senin (29/4), pengusaha berdarah Bali itu diperkenalkan kepada awak media di VIP Room Kantor Wali Kota Balikpapan. Dia datang bersama Ketua Umum The Jakmania, Ferry Indrasjarief. Sebelumnya di VIP Room, Gede Widiade menandatangani surat serah terima Persiba dari Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi, disaksikan Sekretaris Daerah Kota Balikpapan Sayid MN Fadli dan mantan ketua umum Persiba Syahril HM Taher.
Kepada awak media, pria yang pernah menjadi CEO Bhayangkara FC ini secara terbuka menyebut nama Sayid MN Fadli, Irvan Taufik (mantan Sekretaris Umum Persiba), dan Syahril HM Taher sebagai sosok yang membuat dia mau berlabuh ke Balikpapan.
Sayid, diakui Gede merupakan kawannya selama berada di Surabaya. Sementara Syahril merupakan sosok yang dianggap sebagai orang tuanya. Dipercaya mengelola Persiba, Gede merasa terhormat.
“Ketika Pak Sekda dan Pak Syahril meminta bantuan untuk menyelamatkan Persiba, saya tak berpikir dua kali,” ungkap Gede seperti dilansir Kaltim Post (Jawa Pos Group).
Tak hanya mengelola, Gede memastikan 100 persen saham Persiba sudah beralih dari tangan Syahril HM Taher. Meski demikian, dia menggaransi Persiba tetap bakal berada di Kota Beriman. Peralihan saham, diakui Gede untuk memudahkan dia mengelola Persiba sebagai klub profesional.
“Saya harus diberi kewenangan penuh agar bisa mengelola klub ini secara optimal,” ungkap laki-laki yang sukses mengantarkan Persija juara Liga 1 2018.
Soal target, Gede optimistis mampu membawa Beruang Madu kembali ke habitatnya di Liga 1. Namun, dia mengaku butuh dukungan semua pihak, mulai suporter, wartawan, dan pemerintah kota.
Pemerintah diharapkan dia dapat membantu kelonggaran terkait operasional dan administrasi. Sedangkan wartawan dan suporter diharapkan mampu memberikan support dalam pemberitaan dan kritik yang objektif.
Tiga pihak tersebut dijelaskannya bakal jadi bagian tak terpisahkan dari sukses tidaknya sebuah klub. “Di klub lama saya, suporter itu pemain ke-12, sementara wartawan itu pemain ke-13, jadi support dan dukung kami,” pinta pria yang besar di Surabaya.
Klub yang Pernah Ditangani Gede Widiade
- Persebaya IPL (2011-2013) - Runner up IPL 2011-2012
- PSMP (2013)
- Bhayangkara FC (2015-2017) - Juara Liga 1 2017
- Persija Jakarta (2017-2018) - Juara Liga 1 2018, Piala Presiden 2018
- Persika Karawang (2018)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
