
Piala Presiden 2019
JawaPos.com - Tuan rumah di babak 8 besar Piala Presiden 2019 tak akan mendapatkan dana subsidi. Tapi sebagai gantinya, mereka bakal mengantongi semua keuntungan, seperti hasil penjualan tiket dan lainnya.
Seperti diketahui, babak delapan besar ini bersistem home turnament. Ada empat tuan rumah yang akan menghelat babak ini, yaitu Persija Jakarta, Bhayangkara FC, Persebaya Surabaya, dan Persela Lamongan.
Keempat tim tersebut tidak akan diberi subsidi oleh PSSI selaku operator Piala Presiden. Keputusan ini berbeda dibanding babak penyisihan grup lalu.
"Karena sekarang tuan rumah mendapatkan previlage. Mereka akan mendapatkan revenue seperti tiket dan lain-lain," ungkap Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha.
Hal berbeda didapatkan oleh tim tamu. Empat tim yang melakoni laga tandang tetap diberikan subsisi oleh PSSI.
"Jumlahnya Rp 100 juta, sama. Menang atau kalah, match fee sama," ucapnya.
Pada babak perempat final ini, laga hanya dimainkan selama 90 menit. Jika imbang, tidak ada babak tambahan waktu. Pemenang ditentukan lewat drama adu penalti.
"Babak ini kalau seri, adu penalti tanpa ekstra time," pungkas Ratu Tisha.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
