
Joko Driyono mengakui menyuruh tiga anak buahnya untuk merusak barang bukti terkait dugaan pengaturan skor
JawaPos.com - Usai diperiksa selama hampir 24 jam oleh penyidik Polda Metro Jaya, Plt Ketua Umum PSSI, Joko Driyono (Jokdri) mengakui sudah memerintahkan tiga anak buahnya untuk mengamankan dan merusak barang bukti di Kantor Komdis PSSI, Jalan Taman Rasuna Timur, Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta Selatan.
Hal itu diakuinya saat diperiksa oleh penyidik Satgas Antimafia Bola di gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum, Polda Metro Jaya, Senin (18/2). Dicecar 32 pertanyaan, Jokdri diperiksa terkait kasus perusakan barang bukti pengaturan skor. Padahal, barang bukti dan ruangan tersebut sedang dalam pengawasan polisi.
"Yang bersangkutan, menjawab, iya. Alasannya memang menyuruh orang tersebut untuk mengamankan barang-barang yang sedang dalam pengawasan polisi," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (19/2).
Argo menjelaskan, penyidik menanyakan alasan Joko Driyono menyuruh tiga orang bernama Muhammad Mardani Mogot alias Dani (sopir), Musmuliadi alias Mus (OB di PT Persija), dan Abdul Gofur (OB di PSSI) untuk mengambil laptop Jokdri serta alat bukti lainnya. Penyidik menyebut dalam kasus ini Jokdri sebagai aktor intelektual perusakan bukti kasus dugaan pengaturan skor.
Menurut Argo, karena pemeriksaan berlangsung cukup lama, baru 17 pertanyaan yang dijawab Jokdri. Berhubung waktu sudah larut malam, Jokdri meminta penyidikan ditutup dan dilanjutkan pada Kamis (21/2) mendatang.
"Pemeriksaan dilanjut Kamis ya, sekitar pukul 10.00 WIB," imbuhnya.
Diketahui, Jokdri ditetapkan sebagai tersangka perusakan barang bukti kasus dugaan pengaturan skor sejak Kamis (14/2) lalu. Hingga saat ini polisi belum melakukan penahanan terhadap Joko Driyono.
Joko Driyono terancam dijerat dengan Pasal 363 KUHP dan atau Pasal 265 KUHP dan atau Pasal 233 KUHP. Pasal-pasal tersebut pada intinya mengenai tindakan pencurian dengan pemberatan atau perusakan barang bukti yang telah terpasang garis polisi.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
