
Leonard Tupamahu dilepas Borneo FC
JawaPos.com - Dari skuad sementara yang dirilis Borneo FC, tak ada nama Leonard Tupamahu. Bek 35 tahun itu resmi dilepas dengan alasan penyegaran. Pesut Etam memang bakal mengedepankan pemain muda di Liga 1 2019.
Presiden Borneo FC, Nabil Husein Said Amin menuturkan, timnya punya target tinggi musim ini. Walhasil, beberapa pemain yang direkrut mesti sesuai kebutuhan tim.
Selain fokus pada target, skuad musim ini memang didominasi pemain muda. Leonard yang setia di tiga musim terakhir bersama Pesut Etam akhirnya dilepas.
"Sebelumnya, saya ucapkan terima kasih untuk Bang Leonard. Dia pemain profesional, baik di luar maupun dalam lapangan," ujar Nabil seperti dilansir Kaltim Post (Jawa Pos Group).
Dijelaskan Nabil, sebenarnya Leonard diberi opsi menjabat sebagai asisten pelatih. Lisensi C Nasional yang dimiliki sang pemain bisa berguna sekaligus menambah pengalaman.
Sayang, tawaran tersebut ditolak Leonard. Eks Persija Jakarta ini rupanya mengaku masih sanggup bermain musim ini. Tak dipakai Borneo FC, dia diisukan merapat ke Bali United.
"Saya juga ingin mengucapkan terima kasih. Semua elemen tim di Borneo FC sudah seperti keluarga. Salah satu bagian penting dalam sejarah karir saya," kata Leo, sapaannya.
Kecintaan Leo terhadap Borneo FC sebenarnya sudah sangat besar. Dirinya berharap suatu saat nanti bisa melatih Lerby Eliandry cs.
"Ya, semoga nanti ada jodohnya untuk melatih. Besar harapan saya, bisa juara lagi bersama Borneo FC," harap Leo.
Secara simbolis Leo juga pamit dengan mengunggah foto beserta kalimat perpisahan di Instagram pribadinya @leonardtupamahu. Postingan tersebut dibanjiri komentar oleh manajemen serta beberapa pemain Borneo FC.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
