
Pengacara Johar Lin Eng, Khairul Anwar saat dijumpai wartawan di kantornya, Jumat (28/12).
JawaPos.com - Kuasa Hukum Johar Lin Eng, Khairul Anwar menyebut sejumlah hal terungkap saat pemeriksaan kliennya di Mapolda Metro Jaya. Bahkan, ada banyak perbedaan atau tidak seperti pernyataan yang dibeberkan dalam program 'Mata Najwa: PSSI Bisa Apa' Jilid 2.
"Dalam pemeriksaan ada banyak hal yang terungkap. Tidak seperti yang diterangkan di Mata Najwa," kata Khairul saat dijumpai di kantornya, Kota Semarang, Jumat (28/12).
Kendati demikian, ia belum bisa mengungkap apa saja perbedaan itu. Alasannya, hal itu masih dalam ranah materi penyidikan. Selain itu, apa yang diungkap saat pemeriksaan menjadi bahan pihaknya untuk melakukan evaluasi. Termasuk menyiapkan dari sisi konstruksi hukumnya.
Di samping itu, Khairul mengatakan bahwa pihaknya juga sudah mengumpulkan sejumlah data. Di antaranya berupa tangkapan layar potongan percakapan melalui aplikasi Whatsapp di luar dari pemeriksaan semalam.
"Yang sebetulnya itu, pelapor juga ada peran aktif dalam kaitannya mengenai kasus ini. Tapi bukan kepada Pak Johar. Pemeriksaan tadi malam sama sekali tak menyentuh substansi ke sana. Karena beliau memang tidak tahu," terangnya.
Ia pun berharap melalui kinerja Satgas Anti Mafia Bola ini, semua hal yang masih belum terungkap, bisa seluruhnya tersingkap ke publik. "Bahwa inilah yang sebenarnya terjadi," tegasnya.
Seperti pernyataannya kemarin, pemeriksaan kepada kliennya masih terkait dugaan pengaturan skor yang melibatkan Persibara Banjarnegara. Ada kurang lebih 38 pertanyaan yang ditanyakan pihak penyidik kepolisian.
"Kaitan mengenai perannya Miss T dan Mr. P. Kemudian benang merahnya kepada Pak Johar. Dan yang lain-lain seperti yang disebutkan di Mata Najwa," cetusnya.
Sebelumnya, Ketua Asprov PSSI Jateng, Johar Lin Eng ditangkap Satgas Antimafia Bola Polda Metro Jaya, Kamis pagi (27/12). Pria berusia 55 tahun itu diamankan saat berada di area kedatangan Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta.
Johar diduga terlibat praktik pengaturan skor di Liga 3. Sebagaimana dibeberkan oleh manajer Persibara Banjarnegara Lasmi Indaryani dan Bupati Banjarnegara Budhi Warsono dalam program Mata Najwa 'PSSI Bisa Apa' beberapa waktu lalu.
Selain Johar Lin Eng, Budhi maupun Lasmi juga membeberkan inisial dua pelaku lain yang sempat memintai uang ke mereka. Yakni Miss T yang disebut sebagai Anik Yuni Artika Sari, wasit di Liga Futsal Nusantara (LFN) 2016 Jateng. Sosok kedua adalah Mr P. alias Priyanto alias Mbah Pri, pejabat Asprov PSSI Jateng.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
