
Posisi Sriwijaya FC masih belum aman dari degradasi meski mampu menang 2-0 atas Barito Putera.
JawaPos.com - Laga terakhir di pekan ke-30 punya arti besar bagi Sriwijaya FC. Kemenangan 2-0 atas Barito Putera memang memberi mereka bernapas sedikit lega. Namun, meski mampu menjaga jarak poin dari tim-tim di zona merah, Sriwijaya masih berpeluang tergelincir kembali.
Menjamu Barito Putera, tim berjuluk Laskar Wong Kito langsung gencar menekan pertahanan tamu sejak menit pertama. Serangan dilakukan dari berbagai arah. Terutama diawali dari pergerakan Esteban Vizcarra dan Manu Jalilov.
Praktis, sepanjang babak pertama skuad Sriwijaya tampil sangat mendominasi. Namun, setiap peluang yang mereka ciptakan tak mampu berakhir dengan gol.
Salah satu sebabnya adalah penampilan gemilang kiper muda Barito, M Riyandi. Sejumlah tembakan ke arah gawang selalu mentok di hadapan Riyandi. Membuat babak pertama berakhir imbang tanpa gol.
Babak kedua tak ada perubahan yang dilakukan kedua tim. Tuan rumah masih terus menekan, tim tamu cenderung bertahan sambil mengintip peluang melalui serangan balik.
Namun, pertahanan ketat Barito akhirnya jebol juga pada menit 53. Berawal dari sontekan cantik Vizcarra kepada Zalnando yang kemudian mengirim umpan silang ke depan gawang Barito.
Petaka bagi Barito pun muncul. Sundulan Dandi Maulana yang bermaksud membuang bola justru jatuh di hadapan Risky Dwi. Tanpa basa-basi, Risky langsung melakukan tendangan first time yang mengarah tepat ke sudut gawang Riyandi.
Setelah unggul, gedoran Sriwijaya sedikit mengendor. Hal ini dimanfaatkan dengan baik oleh tim tamu untuk mulai membuka serangan. Sayang, tanpa Douglas Packer penyerangan Barito memang kurang mengigit. Belum ada serangan yang mampu mengancam gawang Teja Pakualam.
Menit 77, Zalnando mampu membuat pertahanan Barito panik. Pergerakannya di sisi kanan pertahanan Barito yang tak terkawal membuat dirinya mampu mengirim umpan mendatar. Namun, kesigapan M Riyandi membuat peluang emas tersebut tak berbuah gol.
Dalam masa injury time babak kedua, tak diduga Sriwijaya mampu menggandakan keunggulan. Kerja sama apik antara Vizcarra dengan Jalilov membuat gelandang naturalisasi tersebut lepas dari kawalan bek Barito. Dengan sebuah sontekan cantik, Vizcarra pun membuat kedudukan menjadi 2-0.
Berkat kemenangan ini, Laskar Wong Kito sukses menambah koleksi poinnya menjadi 36. Namun, posisi mereka masih belum beranjak dari peringkat 15. Setidaknya Sriwiajaya sudah bisa memberi jarak dengan PSMS Medan dan PS TIRA yang sebelumnya sama-sama mengantongi 33 poin.
Akan tetapi, kedua tim yang berada di zona degradasi itu masih punya tabungan satu pertandingan. Laga tunda keduanya bakal dilangsungkan Rabu (14/11) lusa di Stadion Teladan, Medan. Artinya, peluang Sriwijaya untuk tergelincir masih sangat besar.
Sriwijaya FC 2-0 Barito Putera
(Risky 53', Vizcarra 90+5')
Susunan Pemain
Sriwijaya FC: Teja, Marckho, Alan, Hadji, Hyunkoo, Zalnando, Vizcarra, Nur Iskandar, Jalilov, Yogi (Hambali 73')
Pelatih: Alfredo Vera
Barito Putera: M Riyandi, Dandi, Evans, Ady (Fahmi 61'), Nazar, Paulo, Beroperay, M Rafi, Sacramento (Musafri 65'), Matias, Samsul
Pelatih: Jacksen F Tiago

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
