
ILUSTRASI: Dirigen Aremania sempat melakukan provokasi kepada pemain Persebaya
JawaPos.com - PSSI buka suara terkait tindakan provokatif dirigen Aremania, Yuli Sumpil kepada pemain Persebaya Surabaya. Mereka heran ada saja hal yang membuat keruh hubungan antarsuporter.
Sebelumnya memang sempat beredar video kalau Yuli tengah melakukan tindakan provokatif dengan menyambangi skuad Persebaya yang sedang pemanasan. Tak hanya itu, dia bersama salah seorang rekannya membuang-buang uang.
Hal itu sontak membuat kiper Persebaya, Alfonsius Kelvan yang berada dekat Yuli agak geram. Dia sempat beradu argumen dengan Yuli hingga dipisahkan rekan-rekannya.
Bukan hanya itu saja, salah seorang Aremania yang mengenakan kaos hitam dan celana jeans juga terlihat buang air kecil di gawang. Sama seperti yang terjadi pada Yuli Sumpil dan rekannya, oknum suporter tersebut langsung diamankan petugas.
"Saya sebenarnya tak bisa komentari suporter, karena tak dalam porsinya. Seperti halnya polisi pasang lampu merah, tapi pas paginya tak ada polisi, lampu merah itu diterobos, itu lah kondisi budaya kita. Ini ada apa, kenapa ekspresikan diri dengan hal yang sudah dilarang?" tanya Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria kepada wartawan di Malang.
Menurut Tisha hal itu harus ditanyakan lagi kepada semua suporter. Ini menurutnya bukan salah sepak bola atau suporternya, melainkan individunya yang masih harus diperbaiki.
"Saya tak bawa ini ke rana sepak bolanya. Kita harus tanya secara mendalam, apa yang harus dilakukan untuk memperbaiki ini. Masalahnya bukan fundamental sepak bola," tandas dia.

Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Hasil Norwegia vs Inggris 1-2 di Piala Dunia 2026: Brace Jude Bellingham Bawa The Three Lions ke Semifinal
Prediksi Argentina vs Inggris di Piala Dunia: Messi Ungkap Jalan Terjal ke Semifinal, Singgung Duel Panas Lawan Three Lions pada 1986
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Beri Nafkah Kecil ke Fangfang, Vicky Prasetyo: Dari Awal Kamu Tahu Saya Punya Anak Banyak
Tragis! Gadis 13 Tahun di India Diperkosa 30 Pria Selama 5 Hari, Para Tersangka Diarak Warga
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sesi Foto Bersama di Pemakaman Komedian Temon Terbelah Jadi 2 Kubu
