
Aremania dan Bonek telah bertahun-tahun tak berada di satu tribun.
JawaPos.com - Momentum perdamaian antarsuporter tengah bergelora di seluruh penjuru negeri. Dimulai dengan laga amal untuk almarhum Haringga Sirla, embusan angin perdamaian kian menyebar ke mana-mana. Termasuk bagi Aremania dan Bonek yang sudah lama terikat kesepakatan untuk tidak lakukan away.
Seperti diketahui, selama ini kedua komunitas suporter itu memang memiliki hubungan kurang harmonis. Karena itulah, dalam setiap laga kandang Arema FC, Bonek tak boleh hadir. Pun demikian sebaliknya, Aremania tidak boleh hadir di kandang Persebaya.
Padahal, FIFA dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) mensyaratkan setiap tuan rumah untuk mengalokasikan lima persen kuota penonton untuk suporter tim tamu. Namun, syarat tersebut tampaknya belum bisa dipenuhi. Baik oleh pihak Arema maupun Persebaya untuk saat ini .
Seperti diketahui, big match Arema vs Persebaya harusnya digelar di Stadion Kanjuruhan, Minggu (30/9) kemarin. Namun, laga tersebut terpaksa ditunda setelah PSSI memutuskan untuk menghentikan sementara kompetisi Liga 1.
CEO Arema FC Iwan Budianto menjelaskan, pada laga derby Jatim berikutnya masih belum memungkinkan untuk melaksanakan pemberian lima persen kuota tiket untuk Persebaya. ”Mungkin memang tidak dalam waktu dekat,” ujarnya.
Namun, selaku kepala staf Ketua Umum PSSI, dia menyambut baik hal itu dan percaya bahwa ke depan perdamaian itu bisa tercipta. ”Kalau memang itu (kuota tiket tamu), maka Arema juga harus ada (menyediakan kuota tim tamu, tak terkecuali Bonek),” imbuh pria yang akrab disapa IB itu.
Menurut dia, pihak PSSI maupun panpel pertandingan harus berusaha keras merangkul semua kalangan. Seperti pemerintah pusat, kementerian, pemerintah daerah, kepolisian, dan semua elemen lain. ”Mungkin biayanya nanti cukup besar. Jadi tidak 5 persen, melainkan hanya 200–500 orang dulu,” imbuh Iwan.
Sementara itu, Manajer Persebaya Surabaya Candra Wahyudi berharap bahwa perdamaian antara Aremania dan Bonekmania ini bisa terealisasi. ”Memang untuk saat ini sudah ada kesepakatan di antara dua suporter untuk tidak datang ke sana (kandang tim lawan), agar situasi kondusif. Tapi tidak ada salahnya dicoba,” ujar Candra.
Terkait sosialisasi suporter Bonek, dia mengungkapkan bahwa dalam satu tahun ini telah berusaha melakukan sosialisasi secara terus menerus. Dia berharap langkah menanggapi aksi ikrar damai ini bisa terealisasi.
”Seharusnya tidak terlalu lama (perdamaian antara Aremania-Bonek) kalau kita sudah mulai dari sekarang,” tegasnya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
