Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 27 September 2018 | 02.22 WIB

Menpora Sebut 3 Poin Penting dalam Hubungan Suporter dengan Klub

Menpora ingatkan klub untuk selalu merangkul suporter. - Image

Menpora ingatkan klub untuk selalu merangkul suporter.

Jawapos.com - Kemenpora menilai bahwa kasus tewasnya suporter sepak bola tidak bisa ditimpakan tanggung jawabnya kepada suporter. Tapu merupakan tanggung jawab klub dan pihak-pihak terkait.


Dalam kasus meninggalnya Haringga Sirla, seharusnya suporter tidak dibiarkan bebas begitu saja. Karena bagaimanapun juga mereka bagian dari klub, bukan berdiri secara independent.


"Apakah kalau ada masalah-masalah hanya suporter yang disalahkan? Bukannya asas profesional itu juga terjadi jika suporter bagian dari klub?" ucap Menpora Imam Nahrawi di Gedung Kemenpora, Jakarta, Selasa (25/9).


Seharusnya klub dapat membina dan menjaga hubungan dengan suporternya. Jangan langsung terkesan seperti membuang suporter jika mereka melakukan kesalahan.


"Hubungan baik antara suporter dan klub harus benar-benar dilakukan secara komprehensif, profesional, dan bermartabat," ucapnya.


Bahkan federasi, dalam hal ini PSSI, juga dapat turut berbaur. Sehingga akan tercipta simbiosis mutualisme antara suporter, klub, dan PSSI.


"Pemerintah masih menggarisbawahi tagline PSSI, profesional dan bermartabat. Jika semua dilakukan sesuai dengan tagline itu, saya kira kita akan punya harapan untuk sepak bola tanah air," tutupnya.

Editor: Agus Dwi W
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore