
Skuad PSMS Medan saat menjalani latihan beberapa waktu lalu.
JawaPos.com - Hasil buruk yang terus-terusan diraih PSMS Medan membuat manajemen tim berpikir untuk melakukan evaluasi besar-besaran jelang putaran kedua Liga 1 2018. PSMS rencananya akan melakukan 'cuci gudang' demi bertahan di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
CEO PSMS Medan, Doddy Thahir mengakui Tim Ayan Kinantan mengalami penurunan kualitas di tengah jalannya kompetisi. Untuk sementara mereka ada di posisi 14 dengan raihan 15 poin hasil lima kemenangan dan delapan kekalahan.
"Pemain lokal kita evaluasi juga. Di lini bawah kita buruk. Kita juga krisis penjaga gawang," kata Doddy, kepada awak media, Jumat (8/6) malam.
Sebagai langkah awal, PSMS sudah mendepak Sadney Urikhob. Karena penampilannya kurang memuaskan, striker asal Namibia tersebut tak lagi terdaftar di skuad asuhan Djadjang Nurjaman.
Selanjutnya PSMS bakal mencari pemain baru untuk berbagai sektor. Khusus penggawa asing, dalam waktu dekat ada pemain asal Argentina dan Brasil yang akan melakukan sesi trial.
"Dalam waktu dekat kita akan melihat performa dua pemain itu seperti apa. Sejauh ini sudah banyak yang melamar ke PSMS Medan," ujar Doddy.
Tidak hanya dari sisi pemain, kursi kepelatihan juga masuk dalam evaluasi manajemen. Dua asisten pelatih terancam didepak. Keduanya yakni Wanda (asisten pelatih fisik) dan M Yusuf Prasetyo atau Yoyo (asisten bidang analisis). Menurut pihak manajemen, keduanya tidak punya pengaruh signifikan untuk perkembangan tim.
Kini PSMS menyisakan dua asisten pelatih yaitu Sahari Gultom dan Suharto AD yang baru saja bergabung. "Ya usai libur, Wanda dan Yoyo tak lagi dalam skuat. Ke depan PSMS tetap dilatih Djanur dan didampingi Suharto AD," ungkap Doddy.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
