
Sepak bola tetap menjadi pilihan utama Portia Fischer
JawaPos.com - Dianugerahi paras cantik blasteran Manado-Amerika Serikat, membuat Portia Louise Fischer, punya modal terjun ke dunia modeling. Namun, penggawa Timnas putri U-16 Indonesia itu belum berpikir ke arah itu. Dia memilih tetap fokus menekuni sepak bola.
Sepak bola memang identik dengan kaum Adam. Namun, hal itu tak menggoyahkan Portia untuk beralih profesi. Dia justru tertantang untuk terus menggeluti si kulit bundar.
"Saya lebih pilih sepak bola daripada yang lain, karena saya suka tantangan," ungkap Portia saat ditemui JawaPos.com.
Portia sadar risiko yang dihadapi saat bermain sepak bola. Tentunya setiap saat dapat terkena cedera. Namun, hal itu tetap saja tak menyurutkan niatnya untuk terus menjadi pesepak bola.
Hal itu karena sejak kecil Portia sudah bercita-cita menjadi pesepak bola. Bahkan, cita-citanya itu terus didukung oleh kedua orang tuanya. Mengingat, ayahnya juga memiliki hobi bermain sepak bola dan sempat menjadi pemain amatir.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
