
Simic punya pengalaman main di Vietnam dan Malaysia.
JawaPos.com - Kedatangan Marko Simic di Persija Jakarta akan sangat membantu di AFC CUp 2018. Sebab, pengalaman sang pemain bisa dimaksimalkan pada ajang itu.
Simic memang pernah bermain pada beberapa klub di ASEAN. Di Malaysia, dia pernah perkuat Melaka United yang notabene lawan Johor Darul Takzim.
Kemudian, dia pernah perkuat klub tiga klub Vietnam, yakni Becamex Binh Du'ong, Dong Thap, dan Long An. Persija sendiri akan menghadapi Sông Lam Nghệ An di fase grup.
"Ya, Simic sudah tahu yang akan kami lawan. Dia tentu akan menguntungkan Persija karena sempat beberapa tahun di Vietnam dan Malaysia," ungkap Pelatih Persija, Stefano Cugurra Teco.
Simic sendiri mengakui kalau status Persija yang akan main di AFC Cup menjadi alasannya. Dia ingin membantu Macan Kemayoran bicara banyak di kompetisi Asia.
"Seorang pemain tentu senang bermain di kompetisi seperti Piala AFC atau Liga Champions Asia. Itu adalah salah satu alasan saa gabung Persija. Kami akan menghadapi Johor yang merupakan salah satu klub besar di Malaysia. Lalu Vietnam dan Singapura, itu sangat menarik," tandas dia.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
