
Mario Gomez diharapkan bisa putus rekor buruk pelatih asing Persib.
JawaPos.com - Persib Bandung bakal kembali dilatih oleh juru taktik asing musim depan. Dialah Roberto Carlos Mario Gomez yang punya curiculum vitae (CV) cemerlang di klub sebelumnya.
Mario Gomez punya CV istimewa. Dia pernah bawa Johor Darul Takzim juarai Liga Super Malaysia dua kali beruntun, dan Piala AFC 2015 lalu.
Sosok asal Argentina itu menjadi pelatih asing kesembilan di klub asal Kota Kembang tersebut. Maung Bandung -julukan Persib- pertama kali menunjuk pelatih asing pada era 1990-an, yakni Marek Janota, yang kala itu ditunjuk sebagai kepala penasihat saja.
Setelahnya, beberapa nama menyusul, seperti Marek Andrzej Sledzinowski (Polandia), Juan Antonio Paez (Cile), Arcan Iurie (Moldova), Darko Janackovic (Prancis), Jovo Cuckovic (Serbia), Drago Mamic (Serbia), Dejan Antonic (Serbia), dan Mario Gomez asal Argentina.
Namun demikian, nyatanya dari semua pelatih import itu tak ada satu-pun yang sukses meraih gelar juara. Termasuk Janota yang sebenarnya berjasa membangkitkan gairah sepak bola Bandung meski tak mengantarkan trofi.
Paling buruk adalah Sledzianowski. Dia ditunjuk pada 2003, tapi gagal total dan bahkan menjalani enam laga tanpa kemenangan.
Antonio Paez kemudiaan menjadi pengganti. Ditunjuk pada 2003, pelatih asal Cile itu sukses selamatkan Persib dari zona degradasi.
Hal itu membuatnya diganjar perpanjangan kontrak. Namun, prestasinya paling bagus adalah bawa Persib finis keenam pada Liga Indonesia Wilayah Barat.
Pun demikian dengan Dejan Antonic yang sempat tangani tim pada ISC 2016 lalu. Dia bahkan sempat tak disukai beberapa suporter yang memintanya segera turun dan akhirnya hanya menangani Persib dalam enam laga.
Sekarang pertanyaannya, apakah Mario Gomez bisa memutus kutukan tersebut? Cukup menarik dinantikan.
Berikut raihan para pelatih Asing Persib:
Marek Andrzej Sledzinowski (2003): Dipecat tengah musim.
Juan Antonio Paez (2003-2004): Posisi keenam Ligina 2004
Arcan Iurie (2006-2007): Posisi 12 Ligina Wilayah Barat.
Darko Jankovic (2010): Dipecat sebelum musim dimulai karena lisensi
Jovo Cuckovic (2010): Peringkat ketujuh ISL.
Drago Mamic (2011-2012): Peringkat kedelapan ISL
Dejan Antonic (2016): Final Piala Bhayangkara, tapi hanya enam laga di ISC.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
