
Egy Maulana diakui miliki permainan yang mirip Messi.
JawaPos.com - Permainan apik Egy Maulana Vikri ternyata tercium juga ke media-media dunia. Dia bahkan masuk ke dalam daftar pemain muda bertalenta dunia versi media Inggris, The Guardian.
Dalam lamannya, The Guardian menganggap kalau Egy merupakan pemain yang berpengaruh di ASEAN. Sebagai bukti, Egy sukses jadi top skorer Piala AFF U-19 2017 dengan 8 gol.
"Dengan delapan golnya itu membuat Indonesia sangat bergairah. Penampilannya membuat dia dijuluk Egy Messi," tulis The Guardian.
Egy juga dipuji punya dribbling dan kecepatan yang mengesankan. The Guardian juga menyoroti penghargaan pemain Timnas U-19 Indonesia itu di Toulon Turnamen.
Dalam daftar itu, Egy merupakan satu-satunya pemain ASEAN yang ditunjuk. Dia sejajar dengan Vinicius Junior, Alesandro Plizzaari, hingga Moise Kean.
"Dia juga sempat mendapat pujian dari Pelatih Espanyol B, David Gallego yang mengatakan kalau Egy sangat luar biasa dan membuat Espanyol B bermain bertahan saat uji coba lawan Indonesia," sambung The Guardian memungkasi.

Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Viral Investor MBG Ngamuk di Kantor BGN, APGI 3T Sebut Aksi Spontan Atas Potensi Kerugian Rp 1,8 Triliun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
