
Perseru Serui berhasil menahan imbang Madura United di Pamekasan.
JawaPos.com - Mariando Djonak Uropmabin menjadi aktor antagonis bagi Madura United Senin (8/4) malam ini. Satu golnya ke gawang Herry Prasetyo pada menit ke-36 memaksa Laskar Sape Kerrab -julukan Madura United, memperoleh hasil imbang dua kali secara beruntun di kandang sendiri.
Penyerang berusia 21 tahun ini diturunkan sejak menit pertama oleh pelatih Perseru Yusak Sutanto. Mariando menjadi tandem bagi Silvio Escobar di lini depan Perseru. Kolaborasi kedua pemain ini sangat merepotkan pertahanan Madura United. Puncaknya ketika Mariando mencetak gol di menit ke-36.
"Saya pribadi sangat senang bisa menahan Madura di kandang," ucap mantan penggawa Tim Nasional (Timnas) U-18 dan pemain terbaik HKFA Youth Invitation Tournament 2013 ini.
Mariando menegaskan jika satu poin di Maadura sangat berharga untuk timnya. Apalagi Perseru menempuh perjalanan jauh, kurang lebih 18 jam, untuk bisa sampai ke Pamekasan. "Perjalanan kami memang cukup jauh. Tapi kami tampil semangat hari ini," tutur mantan pemain Semen Padang U-21, Sriwijaya FC dan PSIS Semarang ini.
Menurut striker kelahiran Oksibil, Pegunungan Bintang, Papua, kekalahan atas PSM Makassar di kandang sendiri juga memicu semangat pemain Perseru untuk mencari pelampiasan di Stadion Gelora Ratu Pamelingan Pamekasan, kandang Madura United.
"Memang kami baru kalah di kandang tapi itu menjadi pelajaran dan motivasi kami bermain di sini. Hasilnya kami bisa menahan tuan rumah. Kami sangat senang," imbuh Mariando.
Sementara itu pelatih Perseru Yusak Sutanto mengaku tak memberikan instruksi spesifik untuk Mariando. Mariando dan seluruh pemain Perseru hanya diminta disiplin dalam transisi.
"Saat lawan pegang bola, organisasi pertahanan kami harus baik, serta dalam jarak yang baik dan berani memainkan bola. Tapi terus terang pergerakannya kurang baik. Mungkin kalau lebih cepat, kami bisa bermain lebih bagus," tutup Yusak. (saf/JPG)
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Jafar/Felisha dan Adnan/Indah Dicoret dari Kejuaraan Dunia, PBSI Buka Suara Soal Dugaan Match Fixing
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
