Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 26 April 2017 | 19.00 WIB

Herry Kiswanto Minta Jose Coelho Tak Terlalu Dibebani

BELUM BERKONTRIBUSI: Marquee player Jose Barbosa Manuel Alves saat berebut bola dengan Zaenal Haq dalam sesi latihan Persela. - Image

BELUM BERKONTRIBUSI: Marquee player Jose Barbosa Manuel Alves saat berebut bola dengan Zaenal Haq dalam sesi latihan Persela.


JawaPos.com- Namanya juga marquee player, pemain ”khusus” yang dibayar mahal, otomatis selalu menjadi sorotan. Dituntut untuk bisa langsung berkontribusi meski kompetisi baru berjalan dua pekan. Tak terkecuali marquee player Persela Lamongan Jose Barbosa Manuel Alves.



Dalam dua laga yang telah dijalani tim berjuluk Laskar Joko Tingkir itu, mantan gelandang Benfica tersebut dinilai belum bisa menjadi pembeda. Kemampuan pemain yang akrab disapa Jose Coelho itu dinilai masih setara dengan penggawa Persela lainnya. Tapi, pelatih Persela Herry Kiswanto masih memakluminya.



”Tidak ada kendala apa-apa. Tapi, biarlah dia (Jose Coelho, Red) beradaptasi dengan pemain lain serta memahami taktik permainan dari pelatih,” tutur Herry kepada Jawa Pos Radar Lamongan.



Herry tak ingin terlalu membebani pemain berpaspor Portugal tersebut. Menurut dia, marquee player bukan jaminan memenangi pertandingan. Sebaliknya, jaminan utamanya justru kolektivitas tim. ”Salah besar kalau ada yang berpandangan marquee player menjadi kunci kemenangan,” ucapnya.



Herry menjelaskan, tiap pemain yang baru merasakan atmosfer sepak bola di sebuah negara pasti butuh waktu untuk menyesuaikan diri. Yang membedakan dari tiap-tiap pemain hanya seberapa cepat proses itu berlangsung.



”Saya minta semua suporter memberikan dukungan agar mental Jose Coelho terangkat. Sebab, kalau terlalu ditekan, nanti malah menjadi beban ke dia,” katanya.



Hampir sepanjang karir profesional Coelho dihabiskan di Eropa, khususnya Portugal. Hanya sekali dia bermain di Asia sebelum mendarat ke Persela. Yakni ketika memperkuat klub Bahrain, Al Hala SC (2016–2017).



Namun, bukan hanya Coelho yang mendapat sorotan luas karena kontribusinya dianggap belum setara dengan statusnya sebagai marquee player. Carlton Cole di Persib dan Momo Sissoko di Mitra Kukar juga demikian.



Di mata Herry, meski berstatus marquee player, Coelho tipikal pemain penurut. Buktinya, pemain kelahiran 1989 yang pernah membela tim nasional U-16 dan U-17 Portugal itu selalu patuh dan mengikuti seluruh instruksi darinya. ”Saat dites kondisinya, Jose Coelho tidak menolak,” kata dia.



Herry yakin bahwa pada saatnya nanti Jose Coelho mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya. Namun, Coelho membutuhkan waktu agar bisa padu dengan pola permainan tim.



Dalam dua laga yang telah dijalani Persela, Coelho selalu tampil. Yakni ketika dikalahkan 1-3 oleh PSM Makassar dan menang 2-0 atas Madura United. ”Mudah-mudahan dia bisa berkembang serta menjadi inspirasi bagi tim,” kata Herry. (ind/nas/c11/ttg)


Editor: Miftakhul F.S
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore