Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 16 Februari 2017 | 01.25 WIB

Persebaya Seimbangkan Sisi Kompetitif dan Pembinaan

Logo Wong Mangap - Image

Logo Wong Mangap


JawaPos.com- Di saat skuad Persebaya Surabaya senior terus menggeber seleksi, ”mesin produksi” pemain klub berjuluk Green Force itu mulai dipanaskan. Sabtu mendatang (18/2) mesin tersebut mulai dijalankan.



Ya, laga antara Indonesia Muda (IM) dan HBS bakal mengawali bergulirnya liga legendaris: kompetisi internal Persebaya. Itulah kawah candradimuka yang tak hanya terus melahirkan bintang bagi Persebaya. Tapi juga buat begitu banyak tim di tanah air.



Sebanyak 20 klub internal akan berpartisipasi di kompetisi Persebaya dengan dibagi dalam dua grup. Berbeda dengan gelaran terakhir tahun lalu yang hanya digeber setengah putaran, kali ini kompetisi akan dilangsungkan satu musim penuh.



”Kami mempertimbangkan sisi kompetitif dan pembinaan usia muda. Apalagi, Persebaya saat ini juga sudah dikembalikan haknya,” kata Direktur Bidang Amatir Persebaya Saleh Hanifah.



Pernyataan pria yang sekaligus menjabat ketua umum IM Surabaya itu tecermin dalam format kompetisi tahun ini. Salah satunya adalah memberlakukan aturan penggunaan maksimal lima pemain dengan usia di atas 23 tahun di tiap tim.



Dalam pertandingan, maksimal hanya tiga pemain di atas usia 23 tahun yang bisa digunakan. Menurut Saleh, regulasi tersebut bertujuan memberikan jaminan jam terbang lebih banyak bagi penggawa muda. Sekaligus membuat atmosfer kompetisi tetap terjaga dengan kehadiran personel senior. ”Namun, batas usia pemain senior juga kami terapkan, yakni 30 tahun. Untuk usia minimal pemain, ada di kisaran 15 atau 16 tahun,” sambung Saleh.



Satu hal lagi yang bisa membangkitkan animo pemain dan penonton. Yaitu, kembali digunakannya Stadion Gelora 10 Nopember. Stadion kebanggaan arek-arek Suroboyo itu akan berbagi peran dengan Lapangan Persebaya, Karanggayam.



Meski begitu, kepastian soal penggunaan Gelora 10 Nopember masih buram. Menurut Direktur Operasional Persebaya Puji Agus Santoso, keputusan untuk itu bisa diketahui dalam beberapa hari ke depan.



”Meski belum ada kepastian, kans pertandingan pembuka dilakukan di Gelora 10 Nopember masih besar. Kami terus berkomunikasi dengan pihak Pemkot Surabaya soal itu,” kata Puji.



Bermain di stadion legendaris tersebut, kata Saleh, diyakini bisa memberikan kebanggan tersendiri kepada semua pemain. Bila itu terjadi, semangat seluruh pemain otomatis juga bakal terkatrol. Imbasnya, persaingan jadi lebih ketat dengan produk pemain yang mumpuni. (io/c11/ttg)


Editor: Thomas Kukuh
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore