
Arema mewaspadai fokus Persija yang terbukti tangguh sepanjang pertandingan.
JawaPos.com - Arema FC mulai menganalisis kelebihan dan kekurangan calon lawannya, Persija, yang akan dihadapi, Sabtu (11/2) besok. Tim berjuluk Singo Edan ini enggan meremehkan Persija sekalipun sempat dikalahkan di Trofeo Bhayangkara lalu.
Persija memiliki modal cukup bagus sebelum bertemu Arema. Tim asuhan Stefano Cugurra ini juga berbekal kemenangan saat melawan PS TNI. Secara dramatis, Ismed Sofyan dkk mengalahkan tim dari TNI tersebut di pertandingan perdana, karena baru memastikan kemenangan pada masa injury time.
"Kami harus mewaspadai Persija hingga menit akhir. Karena di pertandingan sebelumnya mereka masih bisa cetak gol di masa injury time," ujar Pelatih Arema, Aji Santoso.
Menurutnya, tim Persija memiliki fokus yang luar biasa. Hal itu berkaca di pertandingan sebelumnya, meski kalah dominan dari PS TNI, gawang Andritany Ardhiyaksa tidak kebobolan. Sebaliknya, saat melakukan serangan balik, Persija juga sangat berbahaya.
"Itu menunjukkan Persija memiliki kualitas yang bagus. Sampai terakhir mereka tidak menyerah untuk mencetak gol," beber dia.
Hal itu, diakuinya bisa menjadi kekuatan Persija. Selain tentu saja barisan pemain senior seperti Bambang Pamungkas, Ismed Sofyan, Maman Abdurahman sampai Gunawan Dwi Cahyo. Dengan komposisi demikian, dia menegaskan jika Persija bukanlah tim sembarangan.
"Semua yang ada di Grup 2 ini juga bagus. Bisa dilihat di pertandingan sebelumnya semua seru. Tim yang kalah seperti Bhayangkara FC dan PS TNI juga memberikan perlawanan," ungkapnya.
Menurutnya, timnya sudah memiliki gambaran untuk melawan Persija. Baik gambaran permainan lawan atau permainan di tim Arema sendiri. "Nanti bisa dilihat komposisinya waktu pertandingan," tambah dia.
Aji sendiri mengakui jika Arema memiliki modal untuk melawan Persija, yakni dengan kemenangan di Trofeo Bhayangkara lalu. Hal itu bisa menjadi motivasi dan kepercayaan diri bagi Arema.
"Tentu kemenangan sebelumnya adalah modal yang bisa menambah rasa percaya diri pemain. Tetapi waktu itu juga masih 45 menit saja permaiannnya," paparnya.
Mantan Pelatih Timnas U-23 itu menambahkan, Persija juga dipastikan berubah. Salah satunya karena keberadaan dua striker asing seleksi yang besar kemungkinan akan turun saat melawan Arema.
Sementara itu, Kapten Arema, Alfarizi mengakui melawan siapapun pemainnya harus siap tampil maksimal. Termasuk Persija yang sudah pernah dikalahkan akhir Januari lalu.
"Tetap harus tampil maksimal. Jangan sampai kecolongan karena kami juga ingin segera memastikan lolos ke babak selanjutnya," ungkap Alfarizi.
Dia mengatakan, untuk strategi semua sudah disiapkan oleh tim pelatih. Sedangkan pemain, tinggal mengeksekusi. "Dalam latihan kami sudah menerima teknik dan taktik, yang akan kami jalankan dalam laga," tandas dia.(ley/ary/ira/JPG)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Pemerintah Bakal Menata Guru, PGRI Sebut Ada Harapan Baru bagi Pendidikan Indonesia
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Ipswich vs Sunderland: The Black Cats Berpeluang Curi Poin di Portman Road
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Ribuan Ojol Hadiri Kopdar Kebangsaan Jaga Jakarta, Ada Perpanjangan SIM Gratis
