
Emil Audero Mulyadi lebih berat membela Timnas Italia ketimbang Indonesia.
JawaPos.com - Setelah mendatangkan Luis Milla sebagai Pelatih Timnas Indonesia, PSSI juga akan memangil pemain berdarah Indonesia yang berkompetisi di kopetisi Eropa. Salah satu yang dibidik yakni kiper ketiga Juventus, Emil Audero Mulyadi.
Rencananya dia akan dipanggil untuk bergabung dengan timnas asuhan Milla yang diproyeksi tampil di SEA Games 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia. Diketahui, Emil lahir di Mataram 18 Januari 1997. Tepatnya, di Rumah Bersalin Klinik Akasia Karang Jangkong, Mataram.
Hanya saja, sejauh ini kiper cadangan Gianluigi Buffon dan Norberto Neto itu, saat dikonfirmasi melalui ayahnya, Edy Mulyadi, mengaku belum pernah menerima tawaran untuk kembali ke Indonesia. ”Saya sudah telepon. Tapi sampai saat ini belum ada konfirmasi dari pihak PSSI untuk mengajaknya bergabung,” kata Edy Mulyadi kepada Lombok Pos (Jawa Pos Group).
Edy menjelaskan, dirinya pernah mendengar melalui berita bahwa anaknya itu disebut-sebut akan dinaturalisasi untuk membela Skuad Garuda. Namun rencana PSSI itu akan mengalami hambatan. Sebab, Emil sudah memilih berkewarganeraan Italia. ”Sebentar lagi dia akan membela timnas Italia U-18 dan akan tampil pada Olimpiade 2020 di Jepang,” jelasnya.
Suami Audero Antonella itu mengaku, pernah beberapa kali berbincang canda dengan ibunda Emil terkait dengan sepak bola Indonesia. Pada perbincangan itu, terselip kata Emil ingin tetap bermain di Italia. Karena, kariernya saat ini sangat menjanjikan bersama Juventus. ”Dia sudah merasa nyaman di sana. Dia sudah menganggap Gianluigi Buffon sebagai kakaknya. Karena dia yang selalu membimbingnya,” kata Edy.
Dari perbincangan itu, Edy tidak ingin memaksakan keinginan anak kesayangannya. Karena, Emil saat ini sudah besar dan bisa menentukan kariernya. ”Entah dia mau membela Italia atau Indonesia tergantung pada dirinya,” terangnya.
Mengenai Emil telah memegang paspor Indonesia, Edy mengaku, tidak mengetahuinya sama sekali. Karena, sejauh ini Emil tidak pernah cerita terkait dengan hal itu.
Namun menurutnya, bisa saja Emil memegang paspor Indonesia. Sebab, di Italia, warga negaranya diperbolehkan memegang dua paspor. Beda halnya dengan Indonesia yang hanya diperbolehkan memegang satu paspor. “Indonesia ini sama dengan Brasil yang memberlakukan sistem itu,” jelas dia. (arl/r10/ira/JPG)

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
