
ADAPTASI: Andri Muliadi saat mengikuti sesi latihan perdananya Kamis (9/2) di Lapangan Makodam V/Brawijaya, Surabaya.
JawaPos.com – Masih ada kesempatan seminggu buat Andri Muliadi untuk unjuk kemampuan. Bek tengah asal Aceh yang baru mendarat di Bandara Juanda Rabu (8/2) itu belum membuat Pelatih Persebaya Iwan Setiawan terpikat.
Iwan mengaku belum terlalu puas dengan penampilan Andri. Pemain 24 tahun yang empat tahun terakhir membela Persiraja Banda Aceh itu dinilai Iwan belum klik dengan permainan Green Force. Penilaian Iwan berdasar latihan perdana Andri pada Kamis (9/2) pagi di Lapangan Brawijaya komplek Makodam V/Brawijaya, Surabaya.
Iwan memutuskan memberi waktu seminggu bagi pemain belakang yang pernah tiga tahun berlatih di Paraguay antara 1998-2011 silam. Apalagi Andri sempat tampil di Divisi V Liga Paraguay bareng tim 12 de Octubre.
''Jujur saja saya masih belum puas dengan penampilan Andri,'' ungkap Iwan. Dia melihat penampilan konsisten Andri sebagai pemain yang paling lugas selama di Persiraja. Pelatih asal Medan itu mengibaratkan Andri merupakan tukang jagal bagi pemain depan lawan di lapangan hijau.
''Empat tahun dia jadi pemain inti di Persiraja. Tapi dia berbeda di sini,'' tegasnya. Iwan sengaja mengundang Andri mengikuti seleksi di Persebaya lantaran rekam jejak sebagai bek tangguh. Kemampuan bertahannya yang baik diharapkan dapat memperkokoh tembok Green Force.
Iwan menilai Andri masih terkendala masalah adaptasi. Apalagi dia baru pertama kali bergabung dengan tim kebanggaan warga Kota Pahlawan. ''Mudah-mudahan dia cepat beradaptasi. Intinya ada di psikologis,'' harap Iwan
Dia menganggap persoalan pemain Aceh pada umumnya seperti itu. Lantaran terlalu nyaman dengan tim asal, mereka jarang memperkuat tim di luar kandang. ''Berbeda dengan anak-anak yang ada di Jawa,'' lanjut mantan pelatih Persija Jakarta itu membandingkan.
Dengan potensi yang dimiliki, Andri masih punya waktu untuk membuktikan ketangguhannya. Iwan sejatinya mengetahui kualitas pemain yang memperkuat tim Pra PON Aceh 2015 yang sebenarnya. ''Yang saya harapkan semoga dia cepat menyatu dengan yang lain. Sehingga dia bisa kembali ke performa terbaiknya,'' tukas Iwan. (saf/sep)

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
