Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 23 Januari 2017 | 00.00 WIB

Ditinggal Banyak Pemain Senior, Arema FC Optimalkan Young Guns

Aji Santoso akan banyak mengandalkan darah muda dalam skuad Arema FC musim ini. - Image

Aji Santoso akan banyak mengandalkan darah muda dalam skuad Arema FC musim ini.

JawaPos.com - Meski kerap menuai kritik dari Aremania menyusul derasnya eksodus pemain bintang yang keluar, Arema FC mulai kebal. Bahkan, tim Singo Edan ini yakin dengan Young Guns yang akan diciptakan di tahun ini.


Keluarnya pemain penting seperti Hamka Hamzah dan Raphael Maitimo, dinilai kurang padan ketika mendatangkan pemain seperti Adam Alis Setyano, Bagas Adi Nugroho hingga Hanif Sjahbandi. Mereka diyakini akan menjadi pilar pada generasi baru Singo Edan.


"Sepertinya Arema ini selalu kurang benar ketika pada awal musim dalam bursa transfer. Makanya, kami juga tenang saat musim ini mendapatkan kritikan," ujar General Manager Arema, Ruddy Widodo kepada Malang Post.


Malahan dirinya coba memantapkan diri. Mengandalkan deretan pemain muda adalah satu strategi untuk menyambut 2017. "Bismillah, Young Guns untuk musim ini. Tentu dengan dipadu beberapa pemain senior yang masih ada di Arema," papar dia.


Ruddy mengaku, jika kebijakan itu justru dianggap membuat tim jadi timpang, justru menjadi cambukan untuk berprestasi.  "Terutama bagi pemain yang diremehkan. Kami justru lebih nothing to lose untuk berprestasi," tambahnya.


Dia menyampaikan, pemain muda yang mereka rekrut juga tidak sembarangan. Mereka memiliki bakat dan jika mendapatkan sentuhan pelatih yang tepat, bisa menjadi amunisi yang mematikan. Secara stamina, bila terwujud, Arema bisa membuat lawan cepat kehabisan bensin dalam sebuah pertandingan.


"Sekarang tinggal bagaimana, sosok yang berpengalaman bisa meningkatkan mental bermain rekan satu timnya. Kita akan lihat saja perkembangannya, transfer juga masih bisa terjadi," tambahnya.


Hanya saja, Ruddy juga teringat peristiwa kritik habis-habisan di musim lalu. Terutama, mendatangkan dua pemain dengan usia di atas 30 tahun untuk mengawal lini belakang. Duet Hamka Hamzah dan Goran Gancev, dianggap membahayakan bagi Arema.


"Saya malah ingat, dahulu di Malang Post pernah menulis tentang riwayat sakit varises dari Goran lengkap dengan data dan diagram. Banyak kritikan, tetapi akhirnya terbukti mereka menjawabnya dengan hasil maksimal. Padahal, banyak yang menilai terlalu tua," jelas dia panjang lebar.


Pria asal Madiun ini menambahkan, serba salah juga selalu dialamatkan kepada manajemen di bursa transfer. Terutama, melepas kapten tim Hamka Hamzah. "Dulu merekrut salah, sekarang dia lepas juga salah. Harus terbiasa menerima komplain," tambahnya


Akan tetapi, dia meyakini jika timnya memang butuh menjajal nuansa baru. Jika tahun lalu, dari 18 tim di ISC 2016, Arema dinilai sebagai salah satu tim dengan skuad tertua, maka tahun ini akan berubah.


Pelatih Arema, Aji Santoso mengatakan, tidak khawatir dengan pemain yang ada saat ini. Termasuk sosok di lini belakang yang disiapkan pemain dengan usia di bawah 30 tahun. Sosok Bagas Adi Nugroho dan Ryuji Utomo adalah deretan pemain vital untuk menjaga jantung pertahanan dengan usia yang belia.


"Yang jelas sekarang kebutuhan memang di center back. Tetapi seperti Yanto Basna kan pengalamannya banyak," papar Aji.


Selain itu, untuk lini belakang di sisi stopper asing, Arema besar kemungkinan mendatangkan Arthur Cunha Da Rocha yang masih berusia 27 tahun. Pemain ini kini dalam perjalanan menuju Indonesia. "Kita akan lihat siapa stopper asingnya. Yang jelas kami tidak boleh khawatir dengan pemain yang ada saat ini," ungkapnya.


Kini, di skuad Arema bercokol banyak pemain berusia di bawah 23 tahun. Selain nama baru seperti Bagas Adi, Hanif Sjahbandi atau Basna, juga terdapat pemain yang sejak musim lalu sudah menghiasi skuad seperti Dedik Setiawan, Junda Irawan, Dio Permana, Ryuji Utomo, Utam Rusdiana dan satu pemain akademi yang naik kelas, Ahmad Ibnu Adam.

Editor: Irawan Dwi Ismunanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore