
Piala Presiden kemungkinan digelar antara akhir Januari atau Februari.
JawaPos.com - Piala Presiden 2017 tampaknya bakal kembali digelar antara Januari atau Februari ini. Nantinya, turnamen akbar ini bakal digelar di lima kota.
Seperti pada gelaran 2015 lalu, Piala Presiden ini bakal dilakukan dengan format home tournament. Sejauh ini ada tiga kota yang siap menggelar jadi tuan rumah, yakni Yogyakarta di Stadion Maguwoharjo, Bali di Stadion I Wayan Dipta, dan Madura di Stadion Gelora Ratu Pamelingan.
Akan tetapi, ada dua kota lain yang kemungkinan bakal menggelar turnamen ini. Salah satunya mungkin di Stadion Pakansari Bogor yang kemungkinan jadi tempat pembukaan.
"Sejauh ini venue tersebut kemungkinan besar jadi tuan rumah. Namun, kepastian lebihlanjutnya nanti saat rapat kami umumkan," kata Sekretaris Jenderal PSSI, Ad Wellington, kepada wartawan.
Hal ini tentu tak akan jadi masalah. Karena para tuan rumah sudah terbiasa dalam menggelar. Namun yang pasti, Piala Presiden 2017 bakal digelar dengan 20 peserta.
"Soal peserta sudah hampir pasti. Makanya nanti akan kami umumkan semuanya saat technical meeting," pungkas dia. (ies/JPG)
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Profil Penang FC: Ujian Persebaya Jelang Super League, Ada Misi Khusus Bernardo Tavares
Profil Lengkap Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI
Finis P9 Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Bongkar Kesalahan di Silverstone
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
