
PBFC menjalani laga tandang yang panjang
JawaPos.com - Pusamania Borneo FC mengaku pengeluarannya membengkak setelah akan menjalani perjalanan jauh dari Solo langsung ke Jayapura. Maka itu, mereka langsung ke Makassar, alias tak pulang ke Samarinda agar bisa langsung terbang ke Jayapura.
Pilihan untuk langsung ke Makassar dilakukan demi menjaga kondisi pemain. Sebab, usai melawan Persija Jakarta 30 Oktober lalu, PBFC akan langsung bertanding di markas Persipura pada Jumat 4 November mendatang.
"Iya karena kalau kami kembali ke Samarinda, ini tidak bagus bagi kondisi pemain. Perjalanan mereka akan lebih jauh lagi, bolak-balik. Mending kami langsung menuju Makassar, dan melakukan persiapan di sini," kata Manajer tim, Farid Abubakar dalam laman resmi klub.
Diakui Farid, keputusan ini menyebabkan membekaknya pengeluaran tim. Namun, semuanya tak dipermasalahkan asal para pemainnya bisa fit.
"Pilihan ini memang membuat biaya membengkak, tapi hitungannya kondisi pemain jauh lebih penting, kami tidak ingin tiba di Jayapura dengan kondisi fisik pemain yang seadanya," ujar dia.
PBFC sendiri bakal terbang ke Jayapura pada tanggal 3 November. Sepulangnya dari Jayapura, mereka juga akan melakoni perjalanan jauh, yakni ke markas Semen padang, 11 Oktober 2016.
"Ini kami belum bicara soal keberangkatan ke Sumatera (Padang) sehabis bertanding di Papua," tandas dia. (ies/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
