
Photo
JawaPos.com - Pelatih kepala PSM Makassar, Robert Rene Alberts kembali mengungkapkan kegusarannya terkait absennya gelandang muda Asnawi Mangkualam pada laga perdana menghadapi PSIS Semarang.
Asnawi diminta oleh PSSI untuk memperkuat Timnas U-19 dalam pertandingan persahabatan kontra Jepang U-19, Minggu (25/3). Robert mengatakan, Asnawi sebenarnya telah dimasukan dalam formasi pemain inti di laga perdana. Hanya saja, karena adanya permintaan dari PSSI untuk menggunakan jasa gelandang jangkar itu, mau tidak mau, manajemen terpaksa melepasnya.
"Asnawi, saya sudah persiapkan dalam susunan tim terbaiknya saya. Tapi U-19 memainkan pertandingan persahabatan dan pertandingan persahabatan ini tidak ada dalam kalender internasional FIFA. Aturan FIFA sangat jelas untuk hal ini," kata Robert di Makassar, Senin (26/3).
Keputusan untuk melepaskan Asnawi untuk membela Timnas U-19, lanjut Robert adalah berdasarkan hasil kesepakatan dan diskusi para petinggi di manajemen PSM dengan PSSI. Meski menyayangkan hal tersebut, Asnawi terpaksa direlakan pergi.
"Saya perlu tekankan, dalam hal seperti ini adalah hak penuh klub kepada pemainnya. Kita akan teliti kembali hal ini dan akan dapatkan bagaimana kejelasan yang sebenarnya," tegasnya.
Seluruh liga-liga domestik di dunia ini, kata Robert, berada di bawah aturan FIFA. Seharusnya, apabila ada pertandingan internasional antarnegara dan masuk dalam kalender atau jadwal yang ditetapkan oleh induk sepak bola dunia itu maka liga untuk sementara berhenti.
"Tapi, di sini kan justru kita bermain pada saat Timnas juga bermain. Dan itu sangat disayangkan, kita bermain tanpa Asnawi meski ini juga demi kepentingan Timnas," tutur pelatih berkebangsaan Belanda ini.
PSM Makassar, berhasil menundukkan tamunya PSIS Semarang 2-0 dalam laga perdana di Stadion Mattoangin, Minggu (25/3) kemarin. Asnawi yang sebelumnya dimasukan dalam susunan pemain utama, terpaksa harus absen karena kepentingan Timnas Indonesia menghadapi Jepang.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
