
Pelatih anyar PSIS Semarang, Vincenzo Alberto Annese (kanan), memberi harapan baru bagi Mahesa Jenar.
JawaPos.com – Mulai hari ini, nama Vincenzo Alberto Annese akan lebih dikenal di sepakbola nasional. Pasalnya, itulah nama pelatih asal Italia yang diperkenalkan sebagai head coach anyar PSIS Semarang. Annese berpengalaman menangani salah satu tim Serie B, Foggia Calcio.
Perkenalan Annese sebagai pelatih anyar Mahesa Jenar - julukan PSIS, dilakukan melalui akun media sosial klub Jumat (23/3) sore. Annese adalah pelatih muda yang masih berusia 33 tahun. Namun, Annese sudah mengantongi lisensi UEFA Pro yang merupakan tingkatan tertinggi dalam kasta pelatih.
"Coach Annese mempunyai filosofi bermain sepakbola di antaranya bermain sepakbola yang memiliki identitas dan kerjasama, tidak kenal menyerah, dan bermain sepakbola dengan fun tapi dengan semangat yang tinggi," demikian pernyataan resmi PSIS di akun Instagram klub.
Karier Annese sebagai pemain memang pendek, hanya tujuh tahun. Ia pernah bermain sebagai gelandang untuk Venezia. Annese juga tercatat sebagai anggota Tim Nasional Italia U-17 pada tahun 2001 silam. Setelah itu ia banyak bermain di Serie C dan Serie D.
Perjalanannya sebagai pemain terhenti pada tahun 2005. Selanjutnya ia memutuskan pensiun dini pada usia 23 tahun. Mulai tahun 2010 lalu ia merintis karier sebagai pelatih. Ia pernah melatih sejumlah klub di Italia, Rusia, Tiongkok, Ghana, hingga Palestina.
Selain sebagai head coach, Annese disebut piawai sebagai analisis pertandingan, pelatih fisik, maupun menjadi dosen di sebuah universitas di Italia. Annese menggantikan kursi Subangkit yang terdepak sepekan sebelum kick off Liga 1 2018.
Sebelum mendatangkan Annese, PSIS terlebih dulu merekrut pelatih kiper, Andrew Keith Petterson. Pelatih asal Australia ini pernah bekerja untuk sejumlah klub di Negeri Kangguru seperti Newcastle Jets dan Perth Glory. Ketika masih aktif bermain, Petterson pernah membela klub-klub Inggris seperti Charlton Athletic, Portsmouth, dan West Bromwich Albion.
“Pengalaman dalam melatih yang lebih diutamakan. Karena Andy sudah menjadi pelatih kiper lebih dari 10 tahun. Andy juga sempat menjadi instruktur pelatih,” terang CEO PSIS Semarang Alamsyah Satyanegara Sukawijaya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
