
Pelatih Kepala PS Tira, Nilmaizar kecewa dengan kepemimpinan wasit.
JawaPos.com - Kalah karena penalti pada menit akhir babak kedua, membuat pelatih kepala PS TNI Rakyat (Tira) Nilmaizar geram. Usai laga, ia pun mengungkapkan kekesalannya terhadap beberapa putusan wasit yang memimpin jalannya pertandingan.
"Pertandingan sebenarnya menarik ditonton. Memang saya sedikit mengeluh soal keputusan wasit. Menit 93, nggak pantas dikasih penalti (ke Persib)," kata Nilmaizar di Stadion Sultan Agung Bantul, Senin (30/7).
Striker Persib, Jonatan Bauman menurut Nilmaizar melakukan diving di kotak penalti timnya. Saat ia dijaga oleh pemain PS Tira, Pandi Lestaluhu. Namun wasit melihat itu sebagai pelanggaran dan menunjuk titik putih. "Bauman itu diving," katanya.
Nilmaizar mengaku, memang belum melihat rekaman video pertandingan. Namun jika memang itu benar diving, menurutnya keputusan wasit tersebut benar-benar menghancurkan harga diri pemain muda yang dimiliki di sepak bola Indonesia.
Namun secara umum, anak-anak asuhannya telah bermain secara maksimal. Dalam pandangan eks pelatih Semen Padang ini, mereka telah berperang dengan penuh semangat selama 90 menit penuh.
Hanya beberapa evaluasi yang perlu dilakukan. Seperti tercipta gol pertama Persib, karena kurangnya penjagaan terhadap pemain lawan ketika di dalam kotak penalti tim.
Striker PS Tira, Sansan Fauji Husaeni menambahkan, sebagai pemain ia juga merasa kecewa terhadap kepemimpinan wasit. "Wasit banyak mengecewakan, tapi itulah sepak bola Indonesia," ucapnya.
Sekadar info, wasit yang memimpin laga PS Tira lawan Persib adalah Djumadi Effendi dari Jawa Timur. Dibantu oleh asisten wasit Sulaiman Simatupang dari Sumatera Utara dan Armes Renko dari Riau.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
