Sadida Nugraha produk internal Persebaya Surabaya jadi andalan saat hadapi Persib Bandung. (Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya kembali jadi sorotan usai gagal mengamankan poin penuh saat menjamu Persib Bandung. Bermain di Stadion Gelora Bung Tomo pada Senin (2/3/2026), Green Force harus puas berbagi angka 2-2 di pekan ke-24 Super League 2025/2026 meski sempat unggul lebih dulu.
Hasil itu tak hanya menyisakan penyesalan di lapangan, tetapi juga memantik diskusi panjang di kalangan suporter.
Bonek melalui fanbase @onlinepersebaya mengingatkan manajemen agar tak menutup mata soal kedalaman skuad jika ingin benar-benar berbicara banyak dalam perburuan gelar.
“Kedalaman Pemain: Pemuda EPA Menghadapi Barisan Diaspora,” tulis @onlinepersebaya.
Kalimat itu langsung mengundang perhatian karena menyentil komposisi tim yang musim ini banyak mengandalkan pemain muda dari Elite Pro Academy.
“Pertandingan melawan Persib Bandung semoga menjadi bahan refleksi bagi seluruh elemen Persebaya Surabaya.” Pesan itu menjadi penegasan agar hasil imbang melawan tim sekelas Persib tak sekadar dianggap hasil biasa.
Bonek menilai tim sudah menunjukkan kapasitas untuk bersaing di papan atas. Namun untuk melangkah lebih jauh dan konsisten dalam perburuan gelar, kedalaman skuad serta kualitas di setiap lini tetap menjadi faktor krusial.
“Tim ini sudah menunjukkan bahwa mereka mampu bersaing dan memberi perlawanan. Namun untuk benar-benar melangkah lebih jauh dan konsisten dalam perburuan gelar, kedalaman skuad dan kualitas di setiap lini tetap menjadi faktor penting.”
Musim ini, Persebaya Surabaya memang berani memberi ruang lebih besar kepada pemain akademi. Langkah itu dinilai progresif dan menjadi investasi jangka panjang klub kebanggaan Kota Pahlawan.
“Memberikan kesempatan kepada pemain akademi adalah langkah progresif yang patut diapresiasi. Tetapi proses butuh waktu.” Bonek sadar regenerasi tak bisa instan, apalagi di kompetisi panjang yang penuh tekanan.
Suporter juga menyoroti beban ekspektasi yang kadang terlalu berat untuk pemain muda. Tidak selalu adil jika talenta belia dituntut tampil matang dan stabil di setiap laga.
“Tidak selalu adil jika kita menuntut pemain belia tampil matang dan stabil di setiap laga, karena perkembangan adalah bagian dari perjalanan.” Pesan itu terasa sebagai bentuk dukungan sekaligus pengingat agar publik lebih bijak.
Meski begitu, Bonek tak menutup fakta starting eleven Persebaya Surabaya musim ini cukup solid. Beberapa pemain asing juga memberi kontribusi signifikan dalam menjaga daya saing tim.

Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Viral Investor MBG Ngamuk di Kantor BGN, APGI 3T Sebut Aksi Spontan Atas Potensi Kerugian Rp 1,8 Triliun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
