Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares (kiri) dan Francisco Rivera. (Media Officer Persebaya/Antara)
JawaPos.com–Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares menegaskan, timnya fokus membenahi situasi bola mati menjelang menghadapi PSM Makassar. Laga pekan ke-23 BRI Super League 2025/2026 itu digelar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Rabu (25/2) malam.
”Besok kami akan bermain melawan PSM yang bagus dengan pemain-pemain berkualitas dan mereka memiliki waktu persiapan satu hari lebih banyak daripada kami,” kata pelatih Persebaya Bernardo Tavares saat konferensi pers di Stadion GBT Surabaya, Selasa (24/2) malam seperti dilansir dari Antara.
Dia menyebut dua hasil pertandingan terakhir yang kurang memuaskan menjadi bahan evaluasi serius. Terutama setelah kebobolan empat gol dari lima gol terakhir melalui skema bola mati.
Pelatih asal Portugal itu juga mengakui laga melawan PSM memiliki arti khusus karena dia pernah menangani klub tersebut selama tiga setengah musim di Indonesia. Namun profesionalisme tetap menjadi prioritasnya.
Menurut dia, tim pelatih juga telah melakukan analisis terhadap kekuatan lawan, tetapi fokus utama tetap pada kesiapan pemain sendiri dan bagaimana memaksimalkan potensi yang ada.
”Sekarang kami berada di Persebaya dan selama pertandingan saya akan 200 persen profesional serta mencoba memberikan yang terbaik untuk tim kami,” ujar Bernardo Tavares.
Di sisi lain, dia mengungkapkan kondisi skuad yang belum ideal karena beberapa pemain absen akibat cedera, akumulasi kartu, hingga kondisi kurang fit, sehingga rotasi menjadi terbatas. Situasi tersebut harus dijawab dengan peningkatan fokus dan kerja keras, termasuk dorongan tambahan dalam aspek konsentrasi dan jarak tempuh lari di lapangan.
”Kami harus percaya pada pemain yang tersedia dan mereka harus menangkap kesempatan itu,” tutur Bernardo Tavares.
Tavares juga meminta dukungan penuh dari Bonek dan Bonita agar tim tidak kehilangan kepercayaan diri, terutama saat berada dalam tekanan.
Sementara itu, pemain Persebaya Francisco Rivera mengatakan, tim menyadari tuntutan suporter yang menginginkan hasil positif dan berkomitmen memperbaiki aspek mental serta konsistensi permainan. Jadwal padat dan perjalanan jauh bukan alasan, karena manajemen telah memberikan fasilitas yang mendukung pemulihan pemain.
”Kami harus profesional dan secara mental harus meningkat. Melawan Makassar, kami harus konsisten dan fokus,” ucap Rivera.
Selain itu, kata pemain asal Meksiko itu, laga melawan PSM menjadi momentum pembuktian bagi seluruh pemain, termasuk yang jarang mendapat kesempatan tampil. Menurut dia, setiap pemain harus siap ketika dipercaya turun karena hal tersebut merupakan tanggung jawab sebagai bagian dari Persebaya.
”Kami harus fokus 100 persen untuk meraih tiga poin,” tutur Francisco Rivera.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
