Bek tengah andalan Persebaya Surabaya, Leo Lelis. (Dok. Persebaya)
JawaPos.com - Bek tengah Persebaya Surabaya Leo Lelis akan menjalani laga emosional saat bertandang ke Persijap Jepara. Hal itu lantaran ia pernah berseragam tim berjuluk Laskar Kalinyamat tersebut.
Musim lalu, Leo Lelis bermain untuk Persijap Jepara di Liga 2 dan turut berkontribusi membawa mereka promosi ke Super League musim ini. Gelora Bumi Kartini merupakan tempat yang penting juga bagi karirnya.
Berkat performanya yang cukup bersinar bersama Persijap, ia pun direkrut tim yang juga pernah mengontraknya, yaitu Persebaya Surabaya, awal musim ini. Meski punya ikatan emosional, Lelis akan fokus untuk meraih kemenangan bersama Persebaya.
"Persijap adalah klub terakhir saya sebelum saya datang ke Persebaya dan saya sangat senang di sini meskipun hanya sebentar. Dan saya sangat menghormati mereka karena saya dulu sangat senang di sini,” ujarnya seperti dikuti dari laman resmi klub.
Bek asal Brasil ini juga mengaku cukup mengenal karakter Gelora Bumi Kartini. Salah satu yang ia soroti adalah kondisi lapangan yang menuntut para pemain bermain lebih waspada terutama saat membangun serangan dari lini belakang.
“Stadion ini punya lapangan yang empuk, dan kami harus selalu berhati-hati saat melakukan operan, terutama di area pertahanan,” ungkapnya.
Walaupun begitu, ia tetap menilai kondisi lapangan di stadion tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Persebaya karena Persijap punya rekor yang cukup bagus saat berlaga di kandang.
“Namun, ini akan menjadi medan yang sama bagi kedua tim dan kami berharap ini akan menjadi hari yang positif bagi kami," tegasnya.
Tuah Gelora Bumi Kartini juga akan dijadikan motivasi tersendiri bagi Lelis untuk kembali membawa Green Force ke jalur kemenangan setelah pada laga sebelumnya takluk dari Bhayangkara Presisi FC.
"Saya mencoba lebih fokus pada apa yang bisa saya tingkatkan dari diri saya sendiri. Ketika kami berlatih, saya mencoba memotivasi para pemain dan bekerja sama agar kami bisa berkembang lagi sebagai sebuah tim,” terangnya.
Ia juga mengaku kecewa dan marah dengan kekalahan pekan lalu, sehingga target tiga poin menghadapi Laskar Kalinyamat adalah harga mati untuk mengembalikan kepercayaan diri tim.
"Kekalahan adalah hal yang tidak menyenangkan. Jadi kami menantikan pertandingan berikutnya agar kami dapat mengubah situasi dan meraih tiga poin untuk membawa suasana positif bagi tim,” tukasnya.
Mantan pemain Borneo FC ini menjadi andalan di lini pertahanan Green Force sepeninggal Dime Dimov yang hengkang. Musim ini, ia sudah menyumbang dua gol, membuatnya menjadi salah satu bek yang cukup berbahaya di kotak penalti lawan.

Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Skor DPMM FC vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026: Misi Dalberto Tebar Pesona di Klub Baru!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
An Se Young Mundur dari China Open 2026 karena Cedera, Fokus Pulihkan Kondisi Jelang Kejuaraan Dunia
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
