
Bernardo Tavares ungkap rahasia Persebaya Surabaya jungkalkan Bali United tanpa striker murni. (Dok. Persebaya)
JawaPos.com — Mentalitas ngeyel Persebaya Surabaya kembali jadi sorotan setelah kemenangan bersejarah di markas Bali United. Bernardo Tavares akhirnya membongkar kunci di balik daya juang Green Force yang kerap lebih menggigit saat bermain tandang, sekaligus mengarahkan fokus ke laga kontra Bhayangkara FC.
Persebaya Surabaya sukses menaklukkan Bali United dengan skor 3-1 pada pekan ke-20 Super League 2025/2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Sabtu (7/2/2026) malam.
Kemenangan ini memutus catatan kurang ideal Green Force di Gianyar dan menjaga napas persaingan di papan atas klasemen.
Hasil tersebut terasa spesial karena diraih di tengah kondisi tim yang tidak sepenuhnya ideal. Sejumlah pemain Persebaya Surabaya harus berjuang menahan rasa sakit dan bahkan ada yang terpaksa ditarik keluar akibat cedera.
Bernardo Tavares melakukan langkah berani dengan memasukkan Alfan Suaib dan Gustavo Fernandes di awal babak kedua. Keputusan itu terbukti krusial untuk menambah energi dan mengubah ritme permainan Persebaya Surabaya.
Selama 15 menit awal babak kedua, tekanan bertubi-tubi datang dari Bali United yang tampil agresif di hadapan pendukungnya.
Persebaya Surabaya sempat terkurung, namun organisasi bertahan tetap terjaga berkat kontribusi Gustavo yang membantu meredam serangan lawan.
Perlahan, Green Force mulai keluar dari tekanan dan berani memainkan tempo sendiri. Usaha Risto Mitrevski dari luar kotak penalti pada menit ke-62 menjadi sinyal Persebaya Surabaya siap menyerang balik.
Momentum emas datang enam menit berselang lewat skema serangan cepat dari lini belakang. Umpan jauh Ernando Ari diteruskan Francisco Rivera kepada Alfan Suaib yang dengan tenang mengubah skor menjadi 0-2.
Kepercayaan diri Persebaya Surabaya semakin meningkat setelah gol tersebut tercipta. Alur permainan menjadi lebih cair dan Bali United mulai kehilangan kontrol di lini tengah.
Gol ketiga Persebaya Surabaya lahir dari kerja sama efektif Gali Freitas dan Risto Mitrevski. Tanpa kontrol, Risto menyelesaikan umpan terobosan dengan sempurna untuk membawa Persebaya Surabaya unggul 0-3.
Bali United sempat memperkecil ketertinggalan lewat gol Jordy Dennis pada menit ke-89. Gol itu lahir dari situasi kemelut di depan gawang Ernando Ari dan mengubah skor menjadi 1-3.
Di masa injury time, Persebaya Surabaya hampir menambah keunggulan lewat serangan balik cepat. Sayang, penyelesaian akhir Gali Freitas masih bisa diamankan kiper Bali United.
Hingga peluit akhir berbunyi, skor 3-1 untuk kemenangan Persebaya Surabaya tetap bertahan. Tambahan tiga poin membuat Green Force kokoh di posisi kelima klasemen sementara dengan koleksi 35 poin.
Usai pertandingan, Bernardo Tavares mengaku merasakan sesuatu yang berbeda dari laga tersebut. “Kami merasakan suasana yang luar biasa di stadion,” ujar pelatih asal Portugal itu dalam sesi jumpa pers.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
